Share It
Berita Unik & Terkini

Tidak Ada Tunawisma di Kota Ini
February 4, 2019

Tidak Ada Tunawisma di Kota Ini

Di Helsinki, ibu kota Finlandia, hampir tidak ada tunawisma ataupun pengemis. Kok bisa ya, bagaimana pemerintah Finlandia mengatasinya?

Sejak tahun 2007, pemerintah Helsinki menerapkan kebijakan “Housing First” dengan memberikan kesempatan kepada tunawisma untuk memiliki rumah secepat mungkin.

Melalui program ini, mereka juga mendapatkan bantuan dan dukungan yang mereka perlukan. Bantuannya berupa membantu menguasai keterampilan baru, mendapatkan pelatihan, pendidikan atau pekerjaan.

Contoh orang yang merasakan manfaaat dari program ini adalah Thomas Salmi (24), yang menjadi tunawisma sejak umur 18 tahun. Sebelumnya dia tinggal di jalanan selama tiga tahun.

Dalam dua tahun terakhir, Thomas memiliki tempat tinggal di rumah susun yang dikelola oleh Helsinki Deaconess Institute (HDI), organisasi yang menyediakan akomodasi untuk tunawisma. HDI telah membantu perubahan kehidupannya.

Mereka dapat membayar sewaan melalui tunjangan perumahan negara dan bahkan dapat memilih tinggal di sana seumur hidup.

Walaupun skema ini dianggap berhasil, namun ada sejumlah kekurangan. Rumah tidak langsung tersedia dan rata-rata satu dari lima orang kembali menjadi tunawisma.

Selain itu memberikan rumah dengan cara seperti ini juga tidak murah. Finlandia harus mengeluarkan 300 juta euro atau Rp4,8 triliun dalam sepuluh tahun terakhir, untuk penyediaan 3.500 rumah bagi tunawisma dan perekrutan 300 petugas baru.

Salah satu pendiri program Housing First, Juha Kaakinen, mengatakan ini hanya bisa berhasil jika para pejabat benar-benar terlibat.

Wakil Wali Kota untuk Layanan Sosial dan Kesehatan Helsinki, Sanna Vesikansa, percaya bahwa mengatasi tunawisma bukan hanya kewajiban moral tetapi juga suatu penghematan dalam jangka panjang.

(rn)