Share It
Berita Unik & Terkini

Murid SD Ramai-ramai Laporkan Guru ke Polisi
March 13, 2019

Murid SD Ramai-ramai Laporkan Guru ke Polisi  

Sebanyak 20 siswa SDN 02 Patoman di Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi ramai-ramai melapor ke Polsek Rogojampi. Para siswa datang dengan diantarkan orang tuanya untuk melapor ke polisi atas perlakuan semena-mena oknum guru yang melakukan pencukuran rambut secara serampangan.

Dilansir Kumparan, Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyo Budi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan aduan dari belasan wali murid tersebut.

“Tadi sudah kita terima laporan aduan dari para wali murid antara 15 sampai 20 orang. Saat ini masih kita selidiki,” kata AKP Agung Setyo Budi.

Terkait insiden ini, oknum guru yang melakukan tindakan pencukuran rambut secara ngawur terhadap ke 20 siswa SDN 02 Patoman tidak diskors oleh pihak sekolah.

siswa lapor guru

Kepala Sekolah SDN 02 Patoman, Muhammad Badir mengatakan bahwa sanksi berupa skorsing merupakan kewenangan dari Dinas Pendidikan Banyuwangi.

Badir menambahkan jika dirinya sudah melaporkan oknum guru olahraga bernama Arya Abri Sanjaya kepada jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan tingkat kecamatan hingga Dinas Pendidikan Banyuwangi.

“Dia guru ekstrakurikuler. Kalau dari sekolah ndak ada instruksi mencukur rambut siswa. Terkait ini sudah tahu semua, termasuk Dinas Pendidikan,” kata Badir.

Menurut Badur sendiri, apa yang dilakukan oknum guru terhadap murid-muridnya itu dinilai telah mengakibatkan gangguan psikis.

Badir pun mengatakan bahwa murid-murid yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat dari kelas 3, 4, dan 5 sampai tidak masuk sekolah dalam dua hari, yakni pada Sabtu dan Senin (9-11/3/2019).

“Sabtu kemarin mereka gak masuk. Senin juga gak masuk, mungkin karena diajak orang tuanya ke Polsek,” kata Badir.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Mustono menilai tindakan Arya telah mengakibatkan gangguan psikis atau trauma anak dan murid yang lain sehingga perlu diberi tindakan hukum.



Apr