Share It
Berita Unik & Terkini

Gara-gara Hutang Orang Tua, Jenazah Bocah Tak Diurus Warga
March 14, 2019

Gara-gara Hutang Orang Tua, Jenazah Bocah Tak Diurus Warga  

Kejadian memilukan baru-baru ini terjadi di Kelurahan Labalawa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau. Bocah bernama Ramadan menjadi korban kebakaran di rumahnya pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari.

Dilansir Merdeka.com, saat itu, bocah berusia 9 tahun ini tengah tidur berdua dengan kakaknya, Risno (16). Entah darimana, api tiba-tiba melahap rumah bagian tengah mereka. Ramadan yang terbangun langsung berteriak kencang sehingga membangunkan kakaknya.

Mereka pun bergegas menyelamatkan diri, tapi pintu depan tak bisa dibuka. Akhirnya, mereka mencoba lari ke arah pintu belakang. Namun Ramadan takut menerobos api yang menghalangi jalan.

“Saya tarik tangannya. Saya panggil mari kita keluar dari rumah, tapi dia takut lewati api,” ujar Risno menceritakan kepada polisi. Akibatnya, Ramadan terjebak dan tewas di dalam rumah, sementara Risno dirawat di rumah sakit karena menderita luka bakar.

Ramadan dan Risno diketahui tinggal berdua bersama neneknya. Kedua orangtua mereka tak diketahui keberadaannya.

bocah terbakar

Yang makin membuat miris, jenazah Ramadan saat itu tidak diurus warga dan masih berada di dalam puing-puing rumah terbakar.

Rupanya warga enggan mengurus jenazah lantaran orangtua korban bermasalah. Warga menuturkan ayah korban punya hutang yaitu pernah meminjam motor tapi tak pernah dikembalikan. Hal ini yang membuat Risno dan Ramadan dikucilkan dari kampung.

“Kasian kan, bocah begitu sudah tewas terbakar kemudian saat akan dikebumikan dia masih dikait-kaitkan dengan masalah orangtuanya, yaa kuburkan dulu lah,” ujar Kapolsek Murhum Ipda Marvi Oksiriana Cakti STrK.

Marvi lalu menemui warga dan memberikan pengertian. Tidak seharusnya seorang anak dikaitkan dengan dosa orangtuanya.

“Kami berusaha bicara dengan lurah via telepon karena dia lagi di luar kota, Ketua RT dan warga. Setelah ada diskusi, jenazah korban dikuburkan sore harinya,” kata dia.  


Apr