Share It
Berita Unik & Terkini

Wisata Mistis, Batu Besar di Ciamis Ini Konon Tak Bisa Dihancurkan
April 7, 2019

Wisata Mistis, Batu Besar di Ciamis Ini Konon Tak Bisa Dihancurkan  

Ada sebuah batu besar tergeletak di halaman situs Astana Gede Kawali, Ciamis. Konon, tak siapa pun yang dapat menghancurkan batu besar bernama Sanghyang Bongkok ini.

Batu Sanghyang Bongkok juga disebut Batu Jubleg ini konon tak bisa dihancurkan karena sangat kuat. Batu ini ditemukan sekitar tahun 2008. Saat Pemerintah Desa setempat membuat sebuah lapang sepakbola.

Saat pembangunan lapangan tersebut, menurut cerita yang berkembang di masyarakat, sempat ada warga yang mencoba menghancurkan batu menggunakan alat berat. Namun usaha tersebut sia-sia, batu tak mempan dihancurkan.

Bahkan kabarnya, warga tersebut meninggal dunia beberapa hari usai mencoba menghancurkan batu. Alat berat yang digunakan juga malah mati mendadak.

“Selain menemukan batu, juga saat pengerjaan lapangan sampai selesai banyak masyarakat dan pekerja menemukan peningalan-peninggalan sejarah berupa keramik dan benda lainnya,” ujar Fahmi Haqulyakin, warga Kawali yang juga budayawan muda.

batu ciamis

Usaha untuk memecahkan batu tersebut sampai mendatangkan orang pintar (paranormal). Namun setelah melakukan ritual tapi batu itu masih tak bisa hancur.

"Sempat Pemerintah Desa mencoba untuk mendatangkan ahli benda purbakala, khawatir itu batu peninggalan, atau terdapat jejak sejarah. Tapi hasilnya tidak ditemukan adanya jejak sejarah. Jadi ini hanya batu biasa," jelas Fahmi.

Hal-hal gaib juga kabarnya terjadi di sekitar batu itu. Setiap malam-malam tertentu beberapa warga sempat melihat seorang kakek berjubah putih, berjenggot panjang, badan bungkuk, tengah berkeliling bahkan duduk di atas batu tersebut. Hingga pada akhirnya beberapa warga menyebut batu itu sebagai Sanghyang Bongkok.

Pada akhirnya, pemerintah desa berinisiatif membangun saung atau bangunan yang mengelilingi batu tersebut.

“Bahkan di wilayah batu itu, ketika ada yang melakukan hal negatif, berpacaran, mabuk dan lainnya akan celaka. terkadang ada yang kesurupan,” pungkasnya.  


Apr