Share It
Berita Unik & Terkini

Durhaka, Anak Kandung Bunuh Ibu di Sumsel
April 12, 2019

Durhaka, Anak Kandung Bunuh Ibu di Sumsel  

Seorang pria tega menganiaya ibu kandungnya hingga tewas akibat tak senang dibilang pengangguran.

Diberitakan Kompas.com, pihak Kepolisian Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan sedang melakukan pemeriksaan terhadap pria berusia 37 tahun bernama Akmaludin. Pria itu adalah pelaku pembunuhan Salbiah (68) yang merupakan ibu kandungnya.

Salbiah ditemukan tewas di dalam rumahnya yang terletak di Dusun II Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Rabu (10/4/2019) malam.

Menurut Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian, peristiwa ini bermula saat korban baru saja pulang dari kebun.

Sejak menjanda, Salbiah dilaporkan harus sendirian membanting tulang untuk membenuhi kebutuhan kedua anaknya tersebut. Wanita itu sehari-hari kerja dengan berkebun. Sementara, kondisi salah satu anaknya mengalami gangguan jiwa dan harus dipasung.

Emosi Salbiah meledak saat tiba di rumah melihat tersangka Akmaludin hanya duduk-duduk santai di dapur. Salbiah memarahi Akmaludin sembari membanting piring karena pelaku enggan bekerja. Mendengar ucapan itu, pelaku diduga tersulut emosinya sehingga mengambil parang yang ada di dapur untuk membunuh korban.

“Korban tewas mengalami luka di bagian leher karena senjata tajam. Motifnya tersinggung karena dibilang malas dan tidak mau bekerja,” kata Alex.

Usai menghabisi nyawa sang ibu, Akmaludin kemudian membersihkan parang yang berlumuran darah ke sumur belakang rumah. Pelaku juga sempat mencoba menghilangkan barang bukti yakni dengan melempar parang ke arah sungai tak jauh dari rumahnya. Namun parang itu berhasil ditemukan petugas.

“Setelah membunuh korban, pelaku kabur ke rumah keluarganya di Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat dan langsung kita tangkap sekitar pukul 02.00 WIB,” ujarnya.

Dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa parang sepanjang 40 sentimeter. Atas perbuatannya, Akmaludin terancam dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman mati.  


Apr