Share It
Berita Unik & Terkini

Seekor Beruang Jalani Hukuman Seumur Hidup di Penjara
April 15, 2019

Seekor Beruang Jalani Hukuman Seumur Hidup di Penjara  

Katya, beruang coklat berusia 36 tahun, adalah satu-satunya tahanan di koloni penahanan Inggris-161/2 di Kostanay, Kazakhstan, yang menjalani hukuman seumur hidup. Ironisnya, bahkan pembunuh yang dipenjara di sini memiliki hukuman tidak lebih dari 25 tahun.

Jadi apa yang dilakukan beruang ini sehingga bisa berakhir di penjara? Katya ditempatkan di balik jeruji besi pada 2004, setelah melukai dua manusia. Seperti banyak narapidana lainnya, beruang cokelat juga memiliki kehidupan bermasalah. Katya ditinggalkan oleh pemain sirkus yang mengunjungi Kostanay ketika dia masih kecil, dan kemudian dikurung di kandang dekat tempat berkemah yang populer, sebagai objek wisata. Di tempat perkemahan Belaya Yurta-lah dia melakukan “kejahatan” yang membawanya ke penjara.

Pada 2004, seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun yang menginap di perkemahan posisinya terlalu dekat dengan kandang Katya untuk mencoba memberinya makan, dan dia meraih kakinya. Dia dilaporkan menderita "cedera serius" dan "syok traumatis".

Pada tahun yang sama, Katya menganiaya orang lain. Seorang yang diduga sangat mabuk mencoba berjabat tangan dengan Katya melalui jeruji kandangnya. Pria itu juga terluka parah, tetapi selamat.

Dengan dua insiden dalam waktu yang relatif singkat, pihak berwenang memutuskan bahwa Katya harus pergi. Karena tidak ada kebun binatang atau tempat penampungan hewan yang mau menerimanya, dia dipenjara bareng dengan lebih dari 700 narapidana manusia.

Setelah menghabiskan 15 tahun terakhir hidupnya di UK-161/2, Katya telah menjadi simbol koloni hukuman, dan bahkan ada patung yang didirikan untuk menghormatinya.

Dia sangat populer di kalangan narapidana di sana, kebanyakan dari mereka membawakan camilan apa saja yang bisa mereka dapatkan, seperti apel, permen, dan kue. Mereka suka berbicara dengannya dan mengatakan bahwa dia selalu tersenyum ketika mereka mengalami hari yang buruk. Pada hari-hari terbuka, keluarga narapidana manusia juga diizinkan untuk melihat Katya.

Katya memiliki kandang yang dibangun khusus untuknya. Kehadirannya tidak terlalu membebani penjara, karena makanannya terutama terdiri dari sisa-sisa tahanan manusia. Ditambah lagi dia hanya makan tujuh bulan setahun, menghabiskan lima bulan lainnya (November hingga April) berhibernasi di kandangnya.  


(rn)