Share It
Berita Unik & Terkini

Cara Mengajari Anak Dalam Merespon Ujaran Kebencian
May 15, 2019

Cara Mengajari Anak Dalam Merespon Ujaran Kebencian  

Ujaran kebencian, apalagi di masa suhu tinggi politik karena pilpres, ada di mana-mana, terutama di dunia maya. Jika yang dewasa saja bisa terpengaruh oleh ujaran kebencian, apalagi anak-anak. Bagaimana caranya mengajari anak kita dalam merespon ujaran kebencian yang disebar melalui Internet?

Bantu anak Anda mengidentifikasi ujaran kebencian
Ujaran kebencian didefinisikan sebagai ucapan atau tulisan yang kasar atau mengancam, yang mengekspresikan prasangka terhadap kelompok tertentu, terutama berdasarkan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Mungkin membingungkan bagi anak-anak untuk mengetahui perbedaan antara intimidasi (bully) dan kebencian. Bantu mereka untuk membedakannya dengan cara ini:
Jika seseorang mencoba menyakiti orang lain, atau tahu bahwa mereka menyakiti seseorang, dan melakukannya berulang kali secara online, itu adalah cyberbullying. Ketika seseorang mengekspresikan pandangan jahat tentang suatu kelompok atau terhadap atribut suatu kelompok, itu adalah ujaran kebencian.

Jangan bagikan
Tekankan pentingnya untuk tidak pernah membagikan atau mem-forward ujaran kebencian. Jelaskan bahwa itu menyakitkan dan salah. Tapi itu juga bisa berpotensi ditelusuri kembali ke mereka dan membuat mereka dalam masalah. Anak-anak adalah pembuat keputusan yang impulsif dan emosional dan mereka menginginkan penerimaan, yang dapat menyebabkan beberapa pilihan yang sangat buruk. Ajari mereka prinsip ini: Jika ragu, jangan bagikan.

Laporkan dan blokir
Di situs web, media sosial, atau game online apa saja yang digunakan anak Anda, pastikan mereka juga tahu cara melaporkan dan memblokir pengguna yang ofensif. Bicaralah dengan mereka tentang bagaimana “pelaporan” dan “pemblokiran” itu saling terkait. Pelaporan melindungi orang lain dari paparan kebencian orang itu, dan memblokir melindungi mereka agar tidak usah melihat lagi hal semacam itu lagi di masa mendatang.

Memblokir juga merupakan proses yang cukup mudah, tetapi bisa lebih menantang ketika orang yang menggunakan ujaran kebencian itu adalah seseorang yang dikenal anak dalam kehidupan nyata. Jika demikian, bicarakan dengan mereka tentang bagaimana mereka dapat menagani situasi dengan cara yang terasa aman secara sosial bagi mereka.

Jika mereka merasa berani, dorong mereka untuk mengekspresikannya
Kita semua ingin membesarkan anak-anak yang berani menentang penindas. Tapi kenyataannya ini sulit, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Tetapi Anda dapat mendorong mereka untuk menggunakan opini mereka untuk kebaikan jika mereka merasa nyaman dan aman untuk melakukannya.

Jika anak Anda ingin menegur seseorang karena ucapan kebencian tetapi mereka tidak yakin harus mengatakan apa, katakan bahwa mereka selalu dapat mendatangi Anda untuk meminta bantuan.

Periksa secara berkala
Sangat penting untuk secara teratur berbicara tentang cara mereka berinteraksi dengan orang lain secara online, terutama yang berkaitan dengan komunikasi yang mengganggu atau kasar.

Tanyakan kepada anak-anak Anda apakah ada yang mengatakan sesuatu yang mengganggu mereka belakangan ini, atau jika mereka memiliki pertanyaan tentang kalimat tertentu yang mereka dengar atau baca.

Jika itu adalah sesuatu yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, percakapan ini adalah kesempatan besar bagi Anda untuk mencarinya bersama untuk menentukan apakah itu istilah ujaran baru yang tidak berbahaya atau sesuatu yang berpotensi menyakitkan dan tidak pantas.  


(rn)