Share It
Berita Unik & Terkini

Parah, Bonceng Anak di Keranjang Galon
June 25, 2019

Parah, Bonceng Anak di Keranjang Galon  

Sebuah video singkat memperlihatkan pengendara motor yang tidak memikirkan keselamatan seorang anak yang diboncenginya. Terlihat anak itu dibonceng menggunakan keranjang galon di samping bodi motor.

Dilaporkan detikcom, video berdurasi 20 detik tersebut memperlihatkan motor jenis Blade bernopol AE 2758 VJ tengah melintasi Jembatan Sekayu, Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Di atas kendaraan tersebut tampak sepasang suami-istri. Yang cukup membuat heboh adalah tangan sang ibu yang mengenakan hijab itu terlihat memegang punggung anak yang memakai kaus warna biru. Diduga, anak kecil tersebut adalah anak dari pasangan suami-istri tersebut.

Melihat kejadian ini, salah satu warganet bernama Adam Putra Gumelar langsung mengambil video dan mengunggahnya ke sosial media.

bonceng anak viral

Sementara itu, diketahui pasutri tersebut bernama Mohammad Khoril (48) dan Yuli Astuti (41) warga Jalan Semen Remeng, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Mereka memiliki 2 anak. Salah satunya bernama Azam usia 3 tahun. Azam inilah anak yang dibonceng di keranjang. Mereka sengaja memasukkan ke keranjang besi itu karena anaknya tak bisa diam.

“Azam ini anaknya aktif, tidak bisa diam akhirnya saya dan istri inisiatif memasukkan dia kesitu (keranjang besi),” tutur Mohammad Khoril.

Motor itu memang dipasang keranjang besi berbentuk tabung di sebelah kanan motor untuk digunakan Khoiril berbelanja kebutuhan warung.

“Saya kan punya warung, jadi buat tempat belanjaan biar ringkes,” jelasnya.

Khoiri bercerita, saat itu dia bersama istrnya hendak memijatkan Azam ke Sumoroto, yang berjarak 8 km dari rumahnya. Karena anak keduanya terbilang aktif dan suka melihat kendaraan lalu lalang, akhirnya dimasukkan ke dalam keranjang.

“Meski dimasukkan dalam keranjang, anak saya tetap pegangi,” imbuh Yuli.

bonceng anak viral

Menurutnya, usai dipijatkan Azam mengantuk dan tertidur. Akhirnya ditaruh di tengah boncengan orang tuanya.

“Jadinya Azam ini cuma pas berangkat saja saya taruh di keranjang. Pulangnya saya taruh di tengah,” tandas dia.

Dia pun tidak menyangka videonya bakal viral. Sebab, Azam sudah terbiasa naik keranjang dan tidak melakukan hal-hal berbahaya.

“Justru anaknya anteng kalau ditaruh di keranjang, bisa lihat kendaraan lain,” tandas dia.

Keranjang, lanjut Yuli, memang sengaja dibuat sekitar 2 tahun lalu untuk menaruh barang belanjaan. Dibuatnya pun di tukang las dekat rumahnya.

“Aman kok ini, kuat. Anak saya juga saya pegangi terus jadi tidak mungkin anaknya loncat atau keluar,” pungkas dia.  




Apr