Share It
Berita Unik & Terkini

Idap Sakit Misterius, Payudaranya Tumbuh Tak Terkendali
June 24, 2019

Idap Sakit Misterius, Payudaranya Tumbuh Tak Terkendali  

Akibat menderita penyakit misterius, seorang wanita asal Thailand ini harus kesusahan berjalan lantaran payudaranya terus tumbuh tak terkendali.

Dilansir Oddity Central, karena dirasa sudah cukup menyakitkan, wanita berusia 46 tahun ini akhirnya meminta bantuan kepada publik agar bisa disembuhkan dari kondisi aneh yang dialaminya. Akibat sakit yang dideritanya itu, payudaranya terus membesar sejak beberapa bulan lalu. Bahkan dirinya tak mampu bekerja atau bergerak bebas tanpa bantuan tongkat.

Wanita bernama Lam Phrai Si Nuan ini tinggal di Provinsi Phitsanulok. Sudah sekitar sembilan bulan payudaranya terus berkembang menjadi sangat besar dan berat.

Menurut Lam, ia sudah mengunjungi beberapa dokter untuk mengetahui kondisi misteriusnya. Dokter mengira adanya tumor berpotensi kanker, namun mereka tidak mampu mendiagnosis atau memberikan pengobatan.

sakit payudara

Kepada media, Lam mengatakan bahwa ia pertama kali menyadari payudaranya mulai tumbuh semenjak tiga tahun lalu. Namun pertumbuhan itu semakin meningkat sejak sembilan bulan lalu, saat payudara sebelah kiri lebih besar dibanding payudara lainnya.

Tak lama, sekitar lima bulan kemudian, payudara kanannya ikut membesar. Kini, kedua payudara itu menjadi beban bagi Lam Phrai, bahkan sampai harus menyangganya dengan menggunakan kain yang dililitkan di leher.

Tulang belakang Lam juga terkena imbasnya. Ia jadi sering merasakan nyeri leher, bahu, dan punggung.

Sementara itu, salah seorang dokter mengatakan, mereka bisa saja mengangkat payudara Lam, namun pertama harus mengetahui dahulu penyebab pertumbuhan tak biasa itu.

Lam dijadwalkan menjalani serangkaian pemeriksaan pada 19 Juli. Namun karena suaminya masih dalam pemulihan pasca kecelakaan motor, Lam jadi tidak mampu membayar biaya pemeriksaan itu.

Lewat media, Lam mengajukan permohonan kepada masyarakat untuk meminta bantuan keuangan agar kondisinya bisa didiagnosis dan diobati dengan layak.  




Apr