Share It
Berita Unik & Terkini

Perubahan Suhu Ekstrim Landa Yogyakarta
June 25, 2019

Perubahan Suhu Ekstrim Landa Yogyakarta  

Beberapa hari terakhir ini suhu di Yogyakarta bisa berbeda jauh antara siang dan malam. Siang suhunya 31 - 32 derajat Celcius, sedangkan malam bisa turun sampai 18 derajat Celcius.

Setelah maghrib suhu mulai berangsur-angsur turun. Bahkan banyak warga yang tidur malamnya pakai selimut tebal dan kaus kaki. Suhu mulai naik lagi menjelang pukul 10.00 WIB dan mencapai puncaknya pada tengah hari.

″Kondisi ini lazim terjadi setiap tahun,″ kata Reni Kraningtyas, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Senin (24/6).

Perubahan suhu yang signifikan di Yogyakarta karena memasuki musim kemarau. Selain itu angin monsoon Dingin Australia dominan bertiup saat musim kemarau yang turut menyumbang suhu udara rendah di malam hari.

Mardian (35), seorang warga Sleman biasanya tidur hanya menggunakan celana pendek dan kaus tipis. Tapi karena dinginnya ia mengenakan jaket, selimut, dan kaus kaki.

″Bahkan ada beberapa teman yang enggan keluar rumah di atas pukul 20.00 WIB karena hawa dingin menusuk,″ ucapnya.

Selain di Yogyakarta, pengaruh angin monsoon dari Australia juga menyebabkan suhu ekstrim di kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Malam hari suhunya bisa mencapai 6-7 derajat Celcius.  


(rn)