Share It
Berita Unik & Terkini

Kisah Tukang Bully Minta Maaf ke Korbannya Usai 20 Tahun
November 27, 2019

Kisah Tukang Bully Minta Maaf ke Korbannya Usai 20 Tahun  

Sebagian besar dari kita pernah menjadi korban bully di sekolah atau bahkan pernah menjadi tukang bully. Apakah Anda seorang pelaku bully atau korban, sulit untuk melupakan apa yang terjadi, tidak peduli meski kejadian itu sudah terjadi sekian puluh tahun lalu.

Itulah pesan moral dari satu kisah yang menunjukkan bahwa permintaan maaf karena telah mem-bully seseorang, adalah benar-benar penting. Bahkan jika butuh 20 tahun untuk benar-benar mengatakan 'maaf.'

Kisahnya dimulai saat Louie Amundson ditanya oleh putrinya yang berumur 10 tahun, apakah dia pernah mem-bully seseorang di sekolah? Dia dengan berat hati mengatakan 'ya.'

Inilah yang mendorongnya untuk menghubungi Chad Morrisette, orang yang dia pernah bully saat masih di sekolah menengah. Chad dengan besar hati menerima permintaan maaf Louie, dan keduanya merasa jauh lebih baik daripada sebelumnya. Seolah-olah beban emosional yang berat terangkat dari kedua bahu mereka.

Kisah-kisah seperti ini sangat inspiratif. Terlebih lagi, ini menunjukkan bahwa permintaan maaf itu penting dan memiliki kekuatan untuk memulai proses penyembuhan secara emosional dan psikologis.

Bully adalah masalah yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya dengan memberi tahu para korban untuk 'membela diri mereka sendiri' dan memberi tahu para pelakunya untuk 'menghentikan apa yang mereka lakukan.' Ini adalah masalah yang membutuhkan banyak bantuan dan pemahaman langsung bahwa para pelaku itu sendiri mungkin mengalami masalah serius di sekolah, di rumah, dan juga dalam kehidupan pribadi mereka.