Share It
Berita Unik & Terkini

Warung Kaki Lima Favorit Para Presiden RI
February 2, 2020

Warung Kaki Lima Favorit Para Presiden RI  

Setiap orang pasti punya menu makanan favorit, tak terkecuali seorang Presiden. Tidak harus makanan dari restoran saja, tapi makanan yang dijajakan di kaki lima juga bisa menjadi makanan favorit seorang kepala negara.

Salah satunya adalah gudeg Bu Tinah yang katanya jadi favorit mantan Presiden Soeharto dan Megawati. Tidak sulit menemukan warung gudeg Bu Tinah yang berada tepat di samping Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Tiap hari warung yang buka mulai jam 6 pagi ini tak pernah sepi pembeli. Mereka bisa menjual 300 porsi gudeg dalam sehari.

tinah

Sang pemilik menyebut dibutuhkan waktu selama 3 hari untuk memasak gudeg yang terbuat dari buah nangka muda bercampur rempah, gula merah dan santan.

Jika ingin menikmati gudeg yang jadi kesukaan para mantan presiden ini, dengan harga Rp32.000 sudah dapat gudeg plus ayam sebagai pelengkapnya. Namun jika ingin menjajal menu gudeg yang standar dengan potongan tahu, cukup Rp10.000 saja.

Masih di Stasiun Gondangdia, ada satu lagi warung makan kaki lima yang menjadi langganan dari mantan Presiden Soeharto, mantan Presiden Megawati, bahkan Presiden Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

minto
Bakmi Jawa Pak Haji Minto berdiri tepat di bawah jembatan kereta di depan stasiun Gondangdia, tak jauh dari warung gudeg Bu Tinah. Mulai berjualan sejak 1964, bakmi Jawa khas Jawa Tengah ini dikelola oleh anak ke-11 pak Minto.

Olahan bumbu spesial yang kental dengan rasa kaldu dari rebusan tulang ayam, membuat rasa bakmi jawa a’la Pak Minto kian gurih dan kental. Tersedia varian rebus dan goreng dengan kenikmatan yang sama.
mi goreng
Rasa, harga, dan pengalaman Pak Minto menjadi alasan bagi pelanggan terus datang ke warung tenda yang buka Senin sampai Sabtu mulai sore. Tak mengherankan jika lebih dari 150 porsi terjual setiap harinya.

Untuk bakmi Jawa plus ayam harganya Rp19.000, atau Rp24.000 untuk bakmi Jawa plus ati ampela atau daging sapi cincang.