Share It
Berita Unik & Terkini

Sayembara Copot Ban dari Leher Buaya Dibatalkan
February 4, 2020

Sayembara Copot Ban dari Leher Buaya Dibatalkan  

Balai Konvervasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah membatalkan sayembara untuk menyelamatkan buaya yang terlilit ban. Langkah penyelamatan akan dilaksanakan oleh Tim Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

BKSDA membatalkan sayembara tersebut karena sejak diumumkan belum ada warga atau komunitas yang bersedia berpartisipasi. Hal ini dipastikan oleh Hasmuni Hasmar selaku Kepala BKSDA Sulteng.

Tim dari Direktorat Konservasi keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sejumlah strategi tengah disiapkan untuk melepas ban yang terlilit di leher buaya tersebut.

Menurut BKSDA Sulteng, sungai Palu masuk dalam kawasan penting karena terdapat lebih dari 30 ekor buaya hingga ke muara pantai. Bahkan di sekitar Jembatan Palu 2 Kelurahan Tatura sering jadi lokasi buaya berjemur.

Buaya yang terlilit ban motor ini pertama kali terlihat pada 2016 silam. Kemunculannya di muara pantai atau di pesisir selalu jadi tontonan warga. Bahkan sejumlah media internasional ikut memberitakan kondisi buaya yang semakin memprihatinkan karena kondisi tubuh semakin membesar dan leher buaya semakin terjepit.