Share It
Berita Unik & Terkini

Guru TK Terancam Dipecat Karena Tatonya
September 25, 2020

Guru TK Terancam Dipecat Karena Tatonya

Melihat foto di atas pasti mengira orang tersebut adalah anggota Yakuza atau preman profesional yang sudah keluar masuk penjara berulang kali. Pada kenyataannya dia adalah seorang guru TK.

Namun karena tatonya itu, Sylvain yang berasal dari Essonne, Perancis, berisiko kehilangan pekerjaannya karena beberapa orang tua murid tidak suka dengan penampilan tato di seluruh tubuhnya termasuk wajahnya, dan bahkan bola matanya.

Guru berusia 35 tahun yang memiliki julukan Freaky Hoody di media sosial, baru-baru ini curhat di saluran televisi Perancis BFM TV mengeluh tentang ancaman kehilangan pekerjaannya karena penampilannya. Dia mengklaim bahwa atasannya telah memintanya untuk tidak lagi mengajar anak-anak TK, setelah menerima keluhan dari orang tua mengenai penampilannya yang tidak konvensional.

tato

Anehnya orang-orang yang mengeluh itu bahkan tidak memiliki anak di kelas yang dia ajarkan, tetapi mereka memiliki masalah dengan tatonya.

″[Penampilan saya] jadi masalah bagi beberapa orang, tetapi sangat sedikit. Seperti 1:1000, dan mereka adalah orang tua dari anak-anak yang bahkan tidak ada di kelas saya. Dengan orang tua anak-anak di kelas saya, semuanya berjalan dengan baik,″ kata Sylvain.

Guru bertato itu mengatakan bahwa dia tidak lagi diizinkan untuk mengajar di TK, karena anggota L'Education Nationale tidak ingin berurusan dengan keluhan orang tua lagi.

Sylvain menambahkan bahwa tatonya tidak mempengaruhi kemampuan mengajarnya, dan dia selalu melakukan pekerjaannya dengan kemampuan terbaiknya. Namun, ada orang-orang yang percaya bahwa ia tidak memiliki tempat dalam sistem pendidikan, terutama di sekitar anak-anak yang sangat muda. Serta beberapa siswa mengakui dia menakutkan pada awalnya.

″Tato di matanya membuatku takut pada awalnya. Tetapi orang tuaku mendorong untuk tidak takut lagi, dan sekarang aku tidak takut lagi, dia bahkan hampir menjadi guru favorit saya,″ kata seorang murid perempuan.

Situasi unik Freaky Hoody telah memicu perdebatan sengit di media sosial Prancis minggu ini. Yang mendukung mengklaim bahwa kemampuannya sebagai guru adalah satu-satunya hal yang penting, dan yang lain mengatakan bahwa penampilannya membuatnya tidak dapat diterima di antara anak-anak kecil.