Share It
Berita Unik & Terkini

Tren Kencan Video Dengan Kehadiran Penonton
September 26, 2020

Tren Kencan Video Dengan Kehadiran Penonton

Acara TV realitas dengan tema kencan menjadi bentuk hiburan tersendiri selama beberapa dekade. Sekarang fenomena ini mulai merambah ke dunia maya dan siapa pun bisa berpartisipasi.

Salah satu platform yang mewujudkan ini adalah aplikasi kencan populer MeetMe. Penggunanya menyiarkan langsung dari ponsel mereka dan kemudian berinteraksi dengan orang-orang yang mendengarkan.

Format vlogging secara langsung ini mencakup serangkaian acara permainan kencan. Livestreamer akan dijodohkan untuk melihat apakah ada chemistry di antara mereka. Penonton bisa mengomentari secara secara real time, persis seperti di YouTube live.

Para penonton yang disebut sebagai lurker bisa mengajukan dirinya maju masuk ke ″kotak tamu″, yang berarti dia sendiri bisa melakukan video dating dengan bintang utamanya sementara yang lain menonton.

meetme

MeetMe adalah bagian dari rangkaian aplikasi kencan yang dijalankan oleh perusahaan AS The Meet Group. Lainnya termasuk Skout, Tagged dan LOVOO.

The Meet Group memiliki lebih dari 15 juta pengguna dan rata-rata 180.000 game kencan dimainkan setiap hari, dengan lebih dari satu juta orang penonton.

Kepala Eksekutif The Meet Group, Geoff Cook, menggambarkan platform ini sebagai kencan cepat versi publik. Ia membandingkannya dengan Twitch, di mana audiens menonton gamer bermain dan berinteraksi dengan bintang favorit mereka.

Seperti Twitch, pengguna yang paling populer dapat menghasilkan uang, karena audiens mengirimi mereka hadiah virtual yang dapat dikonversi menjadi uang tunai. Bahkan beberapa streamer top di MeetMe bisa memperoleh penghasilan hampir Rp14 miliar setahun.

″Pengguna bisa memberikan hadiah virtual seperti saat Anda mentraktir untuk mendapatkan perhatian orang itu,″ jelas Cook.

Namun Cook mengatakan sebagian besar streamer tidak menghasilkan banyak uang. Mereka masuk ke MeetMe hanya untuk tebar pesona, bersenang-senang dan serius mencari jodoh.

Lockdown akibat pandemi telah mempercepat tren video dating, karena sekarang orang sudah terbiasa melakukan panggilan video langsung untuk pekerjaan dan tetap berhubungan dengan anggota keluarga.