Share It
Berita Unik & Terkini

Lima Kenangan Tidak Terlupakan di Istana Bogor
October 29, 2020

Lima Kenangan Tidak Terlupakan di Istana Bogor

Sebagai salah satu Istana Kepresidenan RI, banyak peristiwa dan kenangan yang terjadi di Istana Bogor sepanjang sejarah perjalanan Republik Indonesia bahkan beberapa di antaranya tidak terlupakan. Berikut beberapa peristiwa penting dan kenangan tidak terlupakan yang pernah terjadi di Istana peninggalan Belanda yang berdiri di lahan seluas 28,86 hektar di pusat kota Bogor tersebut.

Istana sejuta kenangan Bung Karno


Sumber Foto: indonesia-zaman-doeloe.blogspot.com

Istana Bogor dikenal sebagai Istana Kepresidenan favorit Bung Karno, bukan hanya karena memiliki halaman yang paling luas dan asri dibandingkan Istana Kepresidenan lainnya, tetapi juga karena salah satu istri Bung Karno, Hartini tinggal di paviliun Amarta yang terletak di dekat bangunan induk Istana Bogor. Kedua anak Bung Kano dari pernikahannya dengan Hartini, yakni Taufan dan Bayu juga lahir dan dibesarkan di paviliun tersebut. Selama tahun 1950-an dan 1960-an, Bung Karno juga sering menerima kunjungan sejumlah tamu negara di Istana Bogor. Istana Bogor juga menjadi saksi betapa tingginya selera seni Presiden RI pertama tersebut di mana sejumlah koleksi seni pilihan yang bernilai tinggi menghiasi sejumlah sudut hingga halaman Istana Bogor.
 
Situasi politik nasional yang genting pasca G30S/PKI tahun 1965 membuat Bung Karno terpaksa mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang ditandatanganinya pada tanggal 11 Maret 1966 di paviliun Amarta, Istana Bogor. Pasca tidak lagi menjabat sebagai Presiden tahun 1967, Bung Karno sempat tinggal di Istana Bogor sebelum akhirnya pindah ke Batutulis, Bogor dan Wisma Yaso, Jakarta.

Lokasi pembuatan film
Beberapa sudut ruangan di Istana Bogor pernah digunakan sebagai lokasi untuk shooting beberapa adegan dalam film Pengkhianatan G30S/PKI dan film Djakarta 1966 yang disutradari oleh Arifin C. Noer. Tentunya kegiatan shooting tersebut sebelumnya sudah mendapatkan izin khusus dari pihak Istana Kepresidenan. Sejak saat itu belum ada film Indonesia yang pernah melakukan shooting di Istana Bogor lagi.

Dikunjungi 18 kepala negara dan pemerintahan dalam sehari


Sumber Foto: nytimes.com

Istana Bogor menjadi satu-satunya Istana Kepresidenan RI yang memegang rekor pernah dikunjungi oleh 18 Kepala Negara dan Pemerintahan dalam satu hari. Peristiwa tersebut terjadi pada 16 November 1994 saat berlangsungnya pertemuan para pemimpin negara yang tergabung forum kerjasama ekonomi Asia-Pasifik (APEC). 18 negara tersebut adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Amerika Serikat.

Lokasi resepsi pernikahan tiga anak presiden
Sepanjang sejarah Istana Bogor, tercatat tiga kali Istana Bogor menjadi tempat resepsi pernikahan anak Presiden RI. Pada 29 Januari 1972, Presiden Soeharto menggelar resepsi pernikahan kedua anaknya secara sekaligus, yakni Siti Hardiyanti Hastuti dengan Indra Rukmana serta Sigit Harjojudanto dengan Elsje Anneke Ratnawati. Tiga puluh tiga tahun kemudian tepatnya pada 9 Juli 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar resepsi pernikahan putra sulungnya, Lettu Inf. Agus Harimurti Yudhoyono dengan Annisa Pohan yang dilakukan dengan tradisi militer di Istana Bogor.


Sumber Foto: kapanlagi.com

Kunjungan Obama pasca tidak menjadi Presiden Amerika Serikat


Sumber Foto: infopresiden.com

Istana Bogor pernah dua kali menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat, yakni Presiden Bill Clinton (1994) dan Presiden George W. Bush (2006). Pada 30 Juni 2017 mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Kunjungan tidak resmi tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan Obama ke Indonesia dalam rangka liburan. Ini adalah pertama kalinya seorang mantan Presiden Amerika Serikat berkunjung dan diterima oleh seorang Presiden RI di Istana Bogor

AI