Share It
Berita Unik & Terkini

Budaya Malu yang Harus Diingat Sepanjang Hidup
January 15, 2021

Budaya Malu yang Harus Diingat Sepanjang Hidup

Malu adalah sebagian dari iman. Ungkapan itu sering dijadikan nasihat dalam menyikapi hidup sehari-hari. Oleh karena malu harus dijadikan budaya agar manusia selalu beradab dan penuh dengan norma kesopanan. Apalagi kita tinggal di Indonesia yang mempunyai budaya timur yang amat kental. Norma kesopanan sangat dijunjung tinggi.

Namun, zaman semakin berubah semakin banyak yang tidak mengingat budaya malu lagi. Terutama kalangan muda-mudi yang seharusnya menjadi panutan bagi masa depan generasinya. Seiring gencarnya sosial media banyak yang menjadikan media untuk mengumbar sesuatu yang tak pantas diumbar kepada public. Terlebih hal itu sebagai perbuatan yang dilarang negara bahkan agama.

Untuk itu, harus digarisbawahi lagi bahwa budaya malu harus ditekadkan kembali. Bahkan contoh budaya malu yang harus diingat sepanjang hidup adalah sebagai berikut:

Berpakaian tidak sopan dan terbuka
Zaman sekarang, pengaruh dunia barat juga sangat merasuk ke budaya kita. Tak jarang banyak juga orang yang mengadopsi budaya barat dengan memakai pakaian terbuka dan tidak sopan. Adat ketimuran memang sangat menjunjung arti kesopanan sehingga budaya malu untuk mengumbar aurat serta memakai baju terbuka harus menjadi pertimbangan juga bagi generasi sekarang ini dan ke depannya.

vSumber foto: Pexels.com

Bermesraan di tempat umum
Banyak sekali juga perbuatan yang tidak enak dilihat di tempat umum yang tidak mengindahkan susila lagi. Misalnya, bermesraan dengan pasangan di tempat umum tanpa malu dan risih dengan lingkungan sekitarnya. Banyak yang cuek dan mengganggap bahwa ini urusan bukan untuk orang lain bicarakan. Urusan sendiri urus sendiri jangan ganggu urusan orang lain, pasti itu pungkas mereka.

Buang sampah sembarangan
Budaya malu juga harus ditekankan jika membuang sampah secara sembarangan. Banyak generasi baru yang tak paham bahwa membuang sampah itu harus pada tempatnya. Hal ini perlu edukasi terus menerus agar lingkungan di negara kita ini selalu bersih dan bebas dari sampah. Jadi, budayakan malu jika buang sampah sembarangan, ya!
 
Menjadi plagiator
Setop untuk menjiplak karya orang lain dan berkaryalah atas pikiran sendiri. Miris memang saat ini banyak plagiator yang mengaku bahwa itu adalah karyanya padahal jiplakan belaka. Untuk itu, tekankan lagi budaya malu jika dalam berkarya masih menjiplak karya orang lain. Berusaha dan menunjukkan prestasi atas dasar usaha sendiri akan lebih membanggakan hati.

bSumber foto: Pexels.com

Julid dan selalu nyinyir dengan kehidupan orang lain
Budayakan malu jika berkomentar berlebihan terhadap orang lain, terutama di sosial media. Apalagi sampai julid dan nyinyir atas  postingan orang lain yang sebenarnya tidak mengganggu urusan sendiri. Bersikap masa bodo lebih baik dengan semua itu. Tekankan lihat yang ingin dilihat saja agar yang kita lihat itu menjadi motivasi serta manfaat.

Mengumbar aib
Satu lagi yang sering terjadi saat ini, mengumbar aib di khalayak umum. Aib itu adalah seharusnya ditutupi karena Tuhan pun sangat ingin umat-Nya tertutup aibnya agar menjalani hidup dengan tenang dan damai. Budayakan selalu untuk malu jika umbar sesuatu yang tidak pada tempatnya. Apalagi yang menyangkut privasi tak elok rasanya sampai orang lain mengetahuinya.

Kembali lagi, budaya malu harus selalu ada dalam diri ini sepanjang kehidupan kita. Menjalani hidup dengan penuh etika akan selalu membentuk manusia beradab serta berbudi luhur.

RF