Share It
Berita Unik & Terkini

Waspada dengan Saus yang Dikonsumsi!
February 27, 2021

Waspada dengan Saus yang Dikonsumsi!

Rata-rata orang Indonesia menyukai makanan pedas. Saat menyantap bakso, siomay, atau jajanan lain, sering kali Anda memadakannya dengan saus cabai atau tomat. Terasa makin sedap, karena saus memberikan citarasa yang khas, rasa pedas yang menggigit, serta asam yang menggugah selera.

Apalagi, menyantap mie ayam di kaki lima tak sedap rasanya jika tak menambahkan saus yang banyak. Semakin berwarna, semakin sedap disantap dan menggoyang lidah. Oleh karena itulah kekhasannya menyantap mie ayam. Tapi, sebelum mencampurkan saus ke dalam makanan, apa pernah berpikir itu sehat dan bahan apa saja yang terdapat di dalamnya? Rasanya, saat bersantap pikiran itu akan sirna seiring kelezatan mie ayam dengan saus yang merah menggoda.

Nah, oleh sebab itu bahasan pada artikel kali ini ada hubungannya dengan saus yang sering kita konsumsi. Jadi, sebelum memutuskan menikmati saus yang menggugah selera tersebut, ada baiknya cermati apa saja yang menjadi kewaspadaan agar hidup kita sehat. Tentunya, terhindar dari bahaya apa saja yang terkandung dalam saus tersebut. Yuk, simak bersama!

Cermati label
Sebelum membeli atau menambahkan saus ke dalam makanan yang akan kita santap, ada baiknya cek label kemasan saus itu. Setidaknya cek apakah sudah mendapatkan izin dari BPOM atau ada izin dari lembaga yang lain. Bila tidak tercantum pada kemasan, sebaiknya jangan dikonsumsi. Ingat, kesehatan kita lebih penting jadi selektif memilih saus yang akan kita konsumsi, ya!

bSumber foto: Pexels.com

Perhatikan warna saus
Tak hanya cek label saja yang wajib kita lihat dalam kemasan saus, warna saus juga harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih saus yang akan kita konsumsi.  Saus yang asli akan terlihat berwarna seperti tomat dan cabai asli, yaitu merah kekuningan. Sementara itu, saus yang terbuat dari bahan selain tomat dan cabai terlihat berwarna merah mencolok. Warna merah ini memang sangat menggoda dan menggugah selera, tak ayal warna saus ini akan meningkatkan nafsu makan kita padahal di dalamnya akan berbahaya bagi kesehatan diri kita sendiri.

Faktor kekentalan
Nah, faktor kekentalan saus juga harus menjadi pertimbangan. Saus yang terbuat dari tomat dan cabai asli cenderung lebih cair, sedangkan saus 'imitasi' terlihat agak kental atau kental sekali.  Lebih baik hindari saus yang kekentalannya mencurigakan. Perhatikan sekali agar kita tak terjebak dengan saus yang tak menyehatkan bagi tubuh kita.

Citarasa
Selain itu, citarasa saus juga harus menjadi pertimbangan dalam memilih saus yang sehat. Saus asli bercitarasa cabai dan tomat yang segar, sedangkan saus 'imitasi' cenderung terasa lebih gurih dan agak pahit. Konon, bahan yang dipakai memang bukan yang asli tapi atas campuran ubi atau singkong yang akan membuat cairan kental seperti saus pada umumnya.

vSumber foto: Pexels.com

Aroma
Saus asli memiliki aroma khas cabai dan tomat, sedangkan saus 'imitasi' beraroma bawang putih menyengat untuk menyamarkan bahan saus yang sudah tidak segar. Waspada jika mendapatkan saus jenis ini di pasaran atau di tempat makan, lebih baik hindari mengonsumsinya.

Harga
Kita juga dapat melihatnya dari segi harga. Saus yang dibuat dari tomat dan cabai asli memiliki harga yang wajar dan sesuai dengan pasaran, sementara harga saus 'imitasi' jauh lebih murah.

Sudah jelas bukan apa saja yang harus kita pertimbangkan dalam memilih saus di pasaran atau di tempat makan yang kita pilih. Menjadi kewaspadaan pada diri kita untuk memilih bahan yang baik untuk disantap adalah sebuah kebijakan diri karena sehat itu sangat itu sangat penting. Tetap hidup sehat dan cermat memilih makanan, ya!

RF