Share It
Berita Unik & Terkini

Kisah Ironis Drummer The Beatles yang Menghilang dan Tidak Diketahui Nasibnya
April 2, 2021

Kisah Ironis Drummer The Beatles yang Menghilang dan Tidak Diketahui Nasibnya

Pada tahun 1964 band rock legendaris Inggris, The Beatles tengah dalam puncak ketenaran mereka. Album musik mereka laris di pasaran dan setiap pertunjukan konser mereka selalu dipenuhi oleh penggemar mereka yang mayoritas merupakan wanita muda. The Beatles juga baru saja menyelesaikan film layar lebar pertama mereka, A Hard Days Night yang terinspirasi dari fenomena Beatlemania saat itu. Jadwal konser tur dunia The Beatles pun disusun karena lagu-lagu The Beatles ternyata sudah terkenal di seluruh dunia.

Namun, ditengah serangkaian agenda tersebut muncul kabar buruk. Drummer The Beatles, Ringo Starr harus absen karena harus menjalani operasi amandel sesaat sebelum tur dunia dimulai. Manajemen pun berusaha mencari solusi dengan mencari pengganti Ringo. Awalnya gitaris The Beatles, George Harrison menolak karena merasa The Beatles tanpa Ringo Starr bukanlah The Beatles, bahkan George memilih untuk membatalkan seluruh konser apabila tidak melibatkan Ringo. Belakangan George akhirmya menerima ide drummer pengganti tersebut setelah manajemen menjelaskan bahwa tur dunia mereka bakal menghasilkan uang yang cukup banyak,

Nama Jimmy Nicol muncul dari produser musik The Beatles, George Martin. Sebelumnya Martin mengetahui permainan drum Jimmy saat menjadi drummer dalam sesi rekaman penyanyi rock Tommy Quickly. Martin merasa permainan drum Jimmy cocok dengan musik The Beatles. Setelah menjalani audisi singkat dan merubah penampilannya (rambutnya dipotong seperti personil The Beatles lainnya), akhirnya Jimmy resmi menggantikan sementara posisi Ringo.

Sumber foto: thesun.co.uk

Jimmy tampil bersama The Beatles sebanyak enam pertunjukan di empat negara yang berbeda (Denmark, Belanda, Hongkong dan Australia) sejak 4 Juni hingga 13 Juni 1964. Personil The Beatles lainnya juga menerima dan memperlakukannya dengan baik. Jimmy tidak menyangka perlakuan yang didapatnya bakal sama dengan personil orisinal The Beatles lainnya. Fans wanita The Beatles seolah tidak peduli dirinya adalah drummer sementara karena mereka terlanjur histeris dan menganggapnya sebagai bagian dari The Beatles yang fenomenal. The Beatles juga sering menjadi sorotan dan publisitas media massa, sebuah hal yang masih baru bagi seorang Jimmy Nichol yang sebelumnya hanya seorang musisi biasa.

Jimmy akhirnya mulai menikmati hari-hari singkatnya sebagai drummer The Beatles. Bahkan dalam pertunjukan The Beatles di Adelaide, Australia Jimmy tampil impresif dan sangat luar biasa. Banyak yang mengira Jimmy bakal menggantikan posisi Ringo selaku drummer The Beatles secara permanen. Jimmy pun tampaknya sangat berharap bisa menjadi personil resmi The Beatles.

Namun harapan Jimmy untuk dapat menjadi drummer permanen The Beatles pupus setelah Ringgo Starr menyusul ke Australia dan kembali bergabung dengan personil The Beatles lainnya. Jimmy pun menyadari petualangannya bersama band paling terkenal di seluruh dunia tahun 1960-an tersebut segera berakhir.

Sumber foto: beatlesbible.com

Jimmy tidak sempat berpamitan dengan personil The Beatles karena mereka masih tertidur di hotel saat dirinya harus mengejar pesawat pulang ke Inggris. Manajer The Beatles, Brian Eipstein memberikannya uang sebesar 500 Poundsterling dan sebuah jam tangan emas yang diukir dengan tulisan ucapan terima kasih dari The Beatles kepada dirinya. Peristiwa yang terjadi di bandara Melbourne tersebut menjadi akhir dari keterlibatannya secara resmi bersama The Beatles. Bahkan usai media secara ramai memuat berita kembalinya Ringo, nama Jimmy perlahan-lahan hilang dan tidak pernah muncul dalam pemberitaan The Beatles lagi.

Sumber foto: reddit.com

Ironisnya beberapa bulan kemudian Jimmy dinyatakan bangkrut karena tidak bisa membayar sejumlah utangnya. Pada tahun 1965 Jimmy sempat bergabung dengan band rock terkenal asal Swedia, The Spotnick dimana dirinya turut terlibat dalam rekaman dan tur dunia band tersebut. Jimmy kemudian hengkang dari The Spotnick tahun 1967 dan memilih tinggal di Meksiko.

Kemunculan terakhir Jimmy di hadapan publik adalah saat dirinya secara tak terduga hadir dalam acara konvensi Beatles yang digelar di Amsterdam, Belanda tahun 1984. Menariknya meskipun kondisi ekonominya pas-pasan, Jimmy selalu menolak untuk menjual cerita kisah petualangannya bersama The Beatles. Bahkan Jimmy mengutarakan bahwa menggantikan posisi Ringo Starr dalam sejumlah pertunjukan The Beatles pada tahun 1964 adalah hal terburuk yang pernah dialami sepanjang hidupnya.

Sejak pertengahan tahun 1980-an Jimmy seolah menghilang ditelan bumi. Tidak ada satupun teman maupun keluarganya sendiri yang mengetahui kabar dan dimana keberadaannya. Sempat muncul kabar Jimmy kini tinggal di Meksiko dan menikah dengan istri barunya, namun kabar tersebut tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya karena informasi yang sangat terbatas. Sejarah musik akan selalu mencatat nama Jimmy Nichol sebagai personil The Beatles sementara ketika menggantikan Ringo Starr yang tengah sakit pada tahun 1964.

AI