Share It
Berita Unik & Terkini

Media Tanam yang Harus Diketahui Agar Tanaman Subur
April 6, 2021

Media Tanam yang Harus Diketahui Agar Tanaman Subur

Sepanjang masa pandemi ini, rupanya banyak orang yang menekuni kegiatan bertanam. Tak hanya tanaman bunga atau buah saja lho, bahkan tanaman sayuran yang menjadi sediaan di rumah. Tak hanya untuk mengisi waktu luang untuk mengusir kebosanan selama di rumah saja, namun ternyata kegiatan bertanam ini dapat menghasilkan panen yang berlimpah dan meraup rupiah. Apalagi bertanam sayuran tidak membutuhkan waktu yang lama, kangkung misalnya dapat dipanen dalam rentang waktu 25 hari saja. Penanaman dan perawatannya pun terbilang mudah.

Nah, tapi ada yang harus diperhatikan sebelum memulai kegiatan bertanam ini. Tak hanya bibit yang baik serta unggul, namun media tanam juga dapat kamu pergunakan sesuai jenis tanaman yang akan dipilih untuk ditanam. Ada 5 macam media tanam populer yang biasa digunakan oleh petani agar tanamannya tetap subur, kamu dapat memilihnya sesuai kebutuhan. Yuk, simak penjelasannya!

Kompos
Pasti sering mendengar istilah kompos ini, bukan? Ya, kompos adalah media tanam hasil pembusukan dari sampah daun, makanan, rerumputan, bahkan batang kering yang diuraikan oleh cacing sehingga menjadi media tanam dengan unsur hara terbaik. Tanah kompos ini setelah diuraikan tidak berbau serta mempunyai penampakan kehitaman. Kompos sangat cocok digunakan tanaman buah, bunga, serta sayur. Dijamin jika tanaman sayuran kamu di rumah memakai media tanam ini akan subur sekali.

cSumber foto: Pexels.com

Sabut kelapa (cocopeat)
Sabut kelapa atau cocopeat adalah media tanam yang cukup hits juga digunakan. Media ini berasal dari sabut kelapa yang dikeringkan, ada yang berbentuk serabut dan ada yang sudah berbulir seperti pasir. Dalam kandungan sabut kelapa ini sangat banyak nutrisi yang baik untuk tanaman, terutama dapat menyimpan air yang banyak. Jadi tanaman yang ditanam dengan media ini mempunyai cadangan air yang cukup. Jika musim kemarau cocok menggunakan media tanam ini, lho.

Arang
Arang juga media tanam yang baik, tapi hanya untuk jenis tanaman anggrek saja yang cocok dipakai media tanam ini. Anggrek butuh media tanam yang tidak lembap dan tidak banyak air. Hanya aranglah yang baik dijadikan media tanam anggrek ini, meski miskin unsur hara. Jadi, jika butuh unsur hara yang baik untuk anggrek bisa menambahkan pupuk lain yang dibutuhkan. Biasanya dijual di toko-toko tanaman.

Pupuk kandang
Pupuk kandang adalah pupuk alami yang berasal dari kotoran hewan. Biasanya terbuat dari kotoran kambing, ayam, sapi, atau kerbau. Pupuk ini harus melalui proses penguraian dahulu sebelum digunakan. Tanda pupuk kandang yang baik dan siap digunakan adalah berwarna kehitaman dan tidak berbau kotoran lagi. Pupuk kandang sarat unsur hara yang baik untuk tanaman juga tanah. Tanaman juga menjadi sangat subur, pun tanah yang dicampur pupuk kandang akan menjadi gembur.

vSumber foto: Pexels.com

Sekam padi
Sekam padi juga sering digunakan sebagai media tanam. Jenisnya ada yang dibakar dan ada yang utuh tidak dibakar sama sekali. Sekam ini baik untuk media tanam karena dapat menyimpan cadangan air sehingga tanaman tidak akan kekurangan air.

Jadi, sekarang kamu tinggal memilih jenis media tanam apa saja yang cocok bagi tanaman di rumahmu. Dan tak lupa sambil tetap mencari ilmu pemupukan agar hasilnya memuaskan. Apalagi jika kamu menanam sayuran, wah pastinya panennya akan banyak dan bisa dibagikan ke tetangga atau bahkan dijual. Selamat bertanam, jangan lupa ajak ngobrol tanamanmu juga ya agar tumbuh dengan baik.

RF