Share It
Berita Unik & Terkini

Meski Gak Jadi Mudik, Jangan Urungkan Ganti Ban Mobil
May 8, 2021

Meski Gak Jadi Mudik, Jangan Urungkan Ganti Ban Mobil

Sering mendengar gak ungkapan ini: “Kalau menyetir mobil jangan hanya tahu cara menyetir saja, tapi harus tahu seluk-beluknya”? Ya, ungkapan tersebut bukan sebagai ujaran semata, memang harus dicamkan dengan baik. Jadi, mulai sekarang memang seharusnya memahami kondisi kendaraan serta seluk-beluknya selama kita menggunakannya.

Tak hanya mesin dan bahan bakar yang menjadi perhatian kamu, ban mobil juga mempunyai alasan yang vital untuk dipahami. Ban adalah benda yang selalu bergerak, tentunya mempunyai masa untuk rusak dan bahkan diganti. Untuk itu, selama sering memakai mobil harus paham akan kondisi ban mobil kapan harus diisi angin, tekanan bannya diukur, serta jika sudah saatnya diganti ya lakukan. Lebih cermatnya, mari kita baca ada penjelasan di bawah ini!

Perhatikan usia ban
Ada baiknya saat membeli ban mobil baru dicatat waktunya agar mengetahui kapan saatnya layak untuk diganti. Ban pun mempunyai usia pakai yang ideal, setidaknya saat jarak tempuh mobil sudah mencapai 40.000 km, maka untuk lebih amannya saatnya untuk diganti dengan yang baru. Banyak memang anjuran dari tiap merk yang merekomendasikan ban untuk pemakaian beberapa tahun lamanya, tapi tetap pastikan tetap ikut patokan jarak tempuh saja agar aman. Yuk, catat ya!

Sumber foto: Pexels.com

Kembang ban menipis
Sudah pasti, fakta ban mobil yang harus segera diganti adalah kembang ban sudah menipis. Hal ini sangat berbahaya jika tetap dipakai apalagi berpacu kencang di jalan tol yang akan menyebabkan pecahnya ban bahkan tergelincir. Jadi, selalu perhatikan kembang ban mobil kamu dan segera ganti jika sudah menipis untuk keselamatan berkendara.

Perhatikan TWI (tread wear indicator) ban
Istilah TWI sering tak diketahui karena memang tak familiar disebutkan. TWI sendiri adalah singkatan dari tread wear indicator, berbentuk segitiga yang terletak di permukaan bawah kembang ban. Jika TWI sudah menipis, terkikis, serta nyaris menyentuh aspal berarti ban mobil kamu harus segera diistirahatkan. Kemudian siapkan budget untuk membeli ban mobil yang baru tentunya. Gak boleh ada istilah diakali atau ah masih bisa jalan, kok. Ingat, keselamatan berkendara!

Benjolan ban
Perhatikan apakah di permukaan ban ada benjolan atau tidak, hal ini juga bisa dicek di bengkel atau toko ban yang lebih mahir mendeteksinya. Atau bisa juga dengan mengetes jalan ban dengan kondisi jalan mulus, jika terjadi mental-mentul di ban sudah pasti ada indikasi benjol ban di sana. Segeralah diganti, khawatirnya hal ini akan menyebabkan ban mobil pecah.

Sumber foto: Pexels.com

Sudah sering bocor atau ditambal
Seringkali kita mengalami ban mobil kempis atau bocor terkena paku di perjalanan. Pertolongan pertama lantas ke tukang tambal ban untuk dicek kemudian diberikan tindakan ditambal atau diisi angin kembali. Nah, jika sudah terlalu sering ban mengalami kempis atau bocor patut diwasapadai karena ban memang sudah layak diganti.

Keselamatan memang harus di atas segalanya. Apalagi di dalam kendaraan ada keluarga yang kita bawa serta. Ban adalah benda vital yang menjadi media pengendali mobil juga, jadi perhatikan selalu agar keselamatan kita terjaga selalu. Meski gak jadi mudik karena dilarang pemerintah, jangan urungkan untuk mengganti ban mobil demi keselamatan bersama.

RF