Share It
Berita Unik & Terkini

Pria Ini Rela Mundur dari The Beatles Demi Menjadi Seorang Pelukis
May 9, 2021

Pria Ini Rela Mundur dari The Beatles Demi Menjadi Seorang Pelukis

The Beatles dikenal sebagai band legendaris Inggris yang memiliki banyak lagu hits terkenal serta penggemar di seluruh dunia, baik yang berusia tua maupun muda. The Beatles sendiri dikenal terdiri dari empat orang personil, yakni John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr.

Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa The Beatles awalnya terdiri dari enam orang personil sebelum akhirnya menjadi empat orang personil seperti formasi The Beatles yang selama ini banyak dikenal umum.

Personil The Beatles awalnya terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Stuart Sutcliffe, dan Pete Best. Sang drummer, Pete Best kemudian digantikan oleh Ringo Starr tidak lama setelah The Beatles resmi mendapat kontrak rekaman. Lantas bagaimana nasib Stuart Sutcliffe?

Stuart Sutcliffe ternyata memilih mundur dan meninggalkan The Beatles tidak lama setelah mereka sibuk manggung di sejumlah klub malam di Hamburg, Jerman. Stuart Sutcliffe ternyata memilih untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah seni Hamburg untuk mengejar impiannya menjadi seorang pelukis. Keputusan tersebut akhirnya diterima oleh personil The Beatles lainnya meskipun sebenarnya mereka berat untuk melepasnya.

Sumber foto: the-paulmccartney-project.com

Stuart Sutcliffe terlahir dengan nama lengkap Stuart Fergusson Victor Sutcliffe pada 23 Juni 1940 di Edinburgh, Skotlandia sebelum kemudian akhirnya pindah ke Inggris. Perkenalannya dengan John Lennon berawal ketika mereka sama-sama bersekolah di Liverpool College of Art. Stuart Sutcliffe sendiri dikenal memiliki bakat seni artistik yang berkelas, bahkan oleh para pengajarnya diprediksi bakal menjadi seorang pelukis yang sukses.

Stuart Sutcliffe sering membantu melatih kemampuan melukis John Lennon serta bekerjasama dalam sejumlah tugas proyek seni. Keduanya akhirnya menjadi sahabat baik. John Lennon pun memperkenalkan Stuart Sutcliffe dengan Paul McCartney dan kemudian mengajaknya ke sejumlah klub malam untuk menyaksikan pertunjukan musik. Pada saat itu Lennon sudah memiliki sebuah band bernama The Quarrymen.

John Lennon berhasil membujuk Stuart Sutcliffe untuk membeli sebuah gitar bass dengan uang hasil penjualan salasatu lukisannya. Akhirnya pada bulan Januari 1960 Stuart Sutcliffe resmi bergabung bersama John Lennon, Paul McCartney, dan George Harrison dalam band The Quarrymen sebagai bassist. Salasatu kontribusi penting Stuart Sutcliffe adalah mengusulkan perubahan nama band tersebut menjadi Beatals yang merupakan cikal bakal nama Beatles. Inilah yang membuat dirinya dianggap sebagai salasatu pendiri Beatles.

Sumber foto: jotdown.es

Ketiga personil lainnya setuju dengan usulan Stuart Sutcliffe. Namun, nama baru Beatals tersebut ternyata hanya digunakan selama beberapa bulan sebelum bertransformasi menjadi The Silver Beatles dan The Beatles karena dianggap lebih menjual secara nama. Tidak lama kemudian manajer tidak resmi mereka saat itu, Allan Williams mengadakan audisi untuk posisi drummer dan akhirnya terpilihnya Pete Best.

Keenam personil band tersebut kemudian pergi ke Hamburg, Jerman untuk menjadi musisi dan tampil di sejumlah klub malam. Sebelumnya mereka sudah beberapa kali tampil di Liverpool. Stuart Sutcliffe sendiri cukup populer karena selalu mengenakan kacamata hitam saat tampil di atas panggung. Pada masa-masa awal inilah Stuart Sutcliffe berkenalan dengan Astrid Kirchherr.

Astrid Kirchherr merupakan wanita Jerman yang berprofesi sebagai fotografer lepas di Hamburg, Jerman. Astrid Kirchherr sendiri dikenal memiliki hubungan baik dengan personil Beatles lainnya. Stuart Sutcliffe yang jatuh cinta dengan Astrid Kirchherr kemudian memutuskan untuk bertunangan dengannya.

Stuart Sutcliffe bahkan memilih mundur dari Beatles agar bisa memiliki lebih banyak waktu bersama Astrid Kirchherr. Inilah yang membuat dirinya bersemangat untuk melanjutkan pendidikan seninya di Hamburg dengan harapan dapat menjadi pelukis besar yang sukses di Jerman.

Sumber foto: pinterest.com

Mundurnya Stuart Sutcliffe dari membuat Paul McCartney menggantikan posisinya sebagai bassist Beatles. Pada saat personil Beatles lainnya hendak kembali ke Inggris usai menyelesaikan kontrak pertunjukan pertama mereka di Jerman, Stuart Sutcliffe menolak untuk ikut dan memilih untuk menetap di Jerman bersama Astrid Kirchherr.

Stuart Sutcliffe meninggal dunia secara mendadak pada 10 April 1962 di Hamburg saat usianya baru berusia 21 tahun. Dari hasil pemeriksaan diketahui Stuart Sutcliffe meninggal dunia karena penyakit tumor otak. Personil Beatles lainnya segera menuju Hamburg ketika mengetahui kabar duka tersebut. Di antara personil Beatles, John Lennon yang terlihat paling sedih dan merasa kehilangan Stuart Sutcliffe. Pada tahun 1995 The Beatles secara resmi memberikan penghormatan dan pengakuan atas kontribusi Stuart Sutcliffe dengan menampilkan sosoknya dalam proyek The Beatles Antholoy.

AI