Share It
Berita Unik & Terkini

Punya Tanaman Indoor? Inilah Tips Merawatnya
June 13, 2021

Punya Tanaman Indoor? Inilah Tips Merawatnya

Seiring dengan demam tanaman saat pandemi ini menjadikan orang-orang menghiasi rumahnya dengan tanaman. Tak terkecuali di halaman rumah, di dalam ruangan pun dijadikan tempat pajang yang sejuk untuk menaruh tanaman. Tak ayal, mengoleksi tanaman menjadi tren tersendiri saat ini dan wawasan masyarakat pun semakin bertambah akan tanaman yang disukainya, baik tanaman indoor atau pun outdoor yang semakin memesona. Tak hanya itu, harganya juga sangat bervariasi dari yang murah sampai yang mahal tersedia, kita tinggal memilih saja yang sesuai dengan kemampuan kantong.

Dengan beragam jenis tanaman indoor yang dijajakan penjual tanaman saat ini membuat sang pembeli semakin kalap. Tak dinyana, tanaman yang dulu dipandang biasa saja, kini malah seperti layaknya sultan yang menjadi incaran para penikmat tanaman hias. Dengan pot-pot terkota kekinian yang kerap memanjakan mata yang sangat estetik memang jika dipajang di ruangan. Nah, pada kali ini kami akan bahas mengenai perawatan tanaman indoor yang sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Yuk, simak bersama!

Berikan cahaya matahari
Rolling keluar ruangan tanaman indoor 2-4 hari sekali untuk mendapatkan cahaya matahari.  Cahaya matahari sangat berperan dalam proses fotosintesis tanaman indoor kamu, hal ini mengubah air menjadi makanan bagi tumbuhan. Atau, jika ada celah yang masuk sinar matahari ke ruangan, boleh-boleh saja tanaman ditempatkan di area itu.

Sumber foto: Pexels.com

Cara dan waktu penyiraman
Tanaman indoor pasti membutuhkan perlakukan yang ekstra dibandingkan tanaman yang ditanam di halaman rumah. Tak hanya penyiraman yang harus diperhatikan, juga kebutuhan haknya untuk disinari matahari guna keperluan berfotosintesis harus dilakukan. Caranya, yaitu selalu cek media tanam tanaman indoor kamu. Sekiranya masih basah, jangan lantas langsung disiram, biarkan saja dahulu sampai tanahnya agak mengering. Tata cara menyiram tanaman pun harus paripurna, yakni dengan mengguyur media tanah hingga air keluar menerobos pot di bagian bawahnya. Kemudian daunnya pun dikenakan air atau disemprot agar segar. Jadwal penyiraman bisa dilakukan 2-4 hari sekali tergantung kelembapan media tanam. Jangan terlalu sering disiram nanti malah tanamannya membusuk.

Sumber foto: Pexels.com

Perhatikan kelembapan udara
Kelembapan udara di dalam ruangan juga harus kamu perhatikan. Misalnya, jika di ruangan ber-AC tentu saja akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman indoor kamu. AC tersebut bukannya malah membuat lembap, tapi akan mengeringkan tanaman. Sangat disarankan untuk selalu mengecek media tanam dan kondisi daun. Jika media tanam sudah mengering dan daun juga menguning, segera dikeluarkan sejenak sehingga mendapatkan sinar matahari dan penyiraman berkala. Selain itu, kamu bisa menyemprotkan air pada daun tanaman indoor untuk menjaga kelembapan juga jika memang kondisi ruangan yang tidak memungkinkan untuk mengeluarkan tanaman indoor, misalnya di perkantoran gedung bertingkat atau di ruangan lantai atas yang ruangnya terbatas.

Jadi, hanya itu saja yang dilakukan jika menyukai tanaman indoor. Jika penyiraman dan penyinaran matahari telah dilakukan secara berkala, pastinya tanaman yang kamu sukai akan subur dan terus tumbuh dengan baik. Sebaiknya memang tanaman indoor itu harus diletakkan di setiap ruangan, baik di rumah atau perkantoran agar sirkulasi oksigen terjaga dan pikiran pun tetap sehat dan segar. Stres pun akan hilang, tentunya.

RF