Share It
Berita Unik & Terkini

Tenyata Nazi Jerman Pernah Membuat Film Titanic
June 17, 2021

Tenyata Nazi Jerman Pernah Membuat Film Titanic

Apa yang kali pertama muncul dalam benak pikiran kita saat mendengar tentang film Titanic? Pasti semua orang akan mengatakan Titanic merupakan sebuah film yang menceritakan tenggelamnya kapal raksasa usai menabrak gunung es. Namun, turut ditampilkan kisah romantis percintaan antara Jack dan Rose yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet.

Sebenarnya, sejak kapal RMS Titanic tenggelam tahun 1912 sudah berkali-kali dibuat film layar lebar maupun film dokumentarnya. Namun, hanya ada dua film yang tercatat menarik perhatian banyak orang, yakni film Titanic produksi Nazi Jerman tahun 1943, serta film Titanic produksi James Cameron yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet.tahun 1997.

Film Titanic produksi Nazi Jerman tentunya berbeda dengan film produksi James Cameron. Apabila film James Cameron bertujuan untuk komersil dan berusaha menghasilkan keuntungan maka film produksi Nazi Jerman tersebut bertujuan sebagai alat propaganda khususnya bagi masyarakat Jerman.

Ide awal pembuatan film Titanic versi Nazi Jerman tersebut berawal dari Menteri Propaganda Jerman, Joseph Goebbels, yang berambisi menunjukkan kepada dunia bahwa Jerman mampu memproduksi film besar. Film ini juga dijadikan sebagai alat propaganda bahwa Amerika Serikat dan Inggris bertanggung-jawab atas tenggelamnya kapal RMS Titanic. Untuk proyek ambisius ini ditunjuklah sutradara film kenamaan Jerman saat itu, Herbert Selpin.

Sumber foto: imdb.com

Film ini sengaja menunjukkan karakter dan sifat kesombongan serta kerakusan orang Amerika Serikat dan Inggris yang hanya mementingkan popularitas dan keuntungan materiil dibanding keselamatan penumpang kapal. Sebaliknya, dalam film ini sejumlah karakter orang Jerman sengaja dimunculkan dan mereka digambarkan sebagai sosok yang pemberani, mengutamakan disiplin dan aturan keselamatan yang berlaku serta peduli terhadap keselamatan penumpang lainnya.

Proses produksi film ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Nazi Jerman khususnya dalam hal pendanaannya. Ongkos total produksi film ini bahkan diperkirakan mencapai 180 juta Dollar jika disesuaikan dengan nilainya saat ini. Tentunya sebuah angka yang besar padahal saat itu keuangan Jerman juga tengah bermasalah akibat biaya perang yang semakin meningkat.

Proses pengambilan gambar untuk film ini awalnya dilakukan di Berlin, Jerman, sebelum akhirnya pindah ke Gdynia, Polandia. Tidak tanggung-tanggung, selain memakai model kapal replika untuk adegan tenggelamnya kapal Titanic, Herbert Selpin juga menggunakan kapal pesiar sungguhan yang memiliki bentuk dan ukuran yang hampir sama dengan kapal RMS Titanic, yakni SS Cap Arcona untuk sejumlah adegan dalam filmnya.

Sumber foto: mubi.com

Kapal tersebut sebelumnya merupakan kapal pesiar Jerman yang digunakan untuk pelayaran komersil penumpang dan kargo dengan rute dari Jerman ke Amerika Selatan yang pertama kali dioperasikan pada tahun 1927. Kapal SS Cap Arcona sendiri akhirnya memiliki nasib yang sama dengan kapal RMS Titanic, yakni tenggelam.

Bedanya kapal SS Cap Arcona bukan tenggelam tertabrak batu es ataupun ditenggelamkan untuk proses shooting film, melainkan tenggelam setelah dihajar bom oleh pesawat angkatan udara kerajaan Inggris pada Mei 1945. Pengeboman kapal SS Cap Arcona menewaskan sekitar 5.000 orang bekas tawanan kamp konsentrasi Yahudi. Jerman sengaja menahan mereka di kapal tersebut dengan maksud agar pasukan Sekutu mengira kapal tersebut merupakan kapal militer Jerman.

Ironisnya, sang sutradara Herbert Selpin kemudian ditangkap oleh polisi rahasia Nazi, Gestapo atas laporan salasatu kru filmnya yang mengatakan bahwa sang sutradara kerap mengkritik pemerintah Adolf Hitler yang terlalu mencampuri proses produksi film yang tengah digarapnya. Herbert Selpin kemudian ditemukan tewas bunuh diri di sel tahanannya pada 1 Agustus 1942. Sepeninggal Herbert Selpin, proses produksi film Titanic versi Nazi Jerman ini sempat terhenti sebelum akhirnya dilanjutkan oleh sutradara lainnya, Werner Klinger.

Film Titanic versi Nazi Jerman ini akhirnya selesai diproduksi dan dirilis pada 10 November 1943. Pemutaran perdananya berlangsung di kota Paris, Perancis dan mendapat sambutan positif dari penontonnya. Film ini kemudian diputar di sejumlah kota di Eropa yang saat itu dikuasai oleh Jerman.

Namun, Joseph Goebbels justru melarang penayangan film ini di seluruh Jerman karena pada saat itu kota-kota di Jerman mulai sering menjadi target pengeboman udara oleh pesawat Sekutu. Dikhawatirkan adegan tenggelamnya kapal Titanic yang digambarkan penuh histeria dan kepanikan tersebut dapat mempengaruhi mental warga Jerman dalam menghadapi pengeboman Sekutu saat itu.

Pasca berakhirnya Perang Dunia II, film ini sempat diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan pernah mengalami pencekalan pada tahun 1949 di beberapa negara Eropa barat karena ada beberapa adegan yang spesifik menampilkan upaya propaganda terhadap Inggris. Film ini kemudian mulai bebas ditayangkan di sejumlah saluran televisi Eropa pada tahun 1950-an dan seiring perkembangan teknologi akhirnya juga dirilis dalam beberapa format seperti VHS hingga DVD saat ini.

AI