Share It
Berita Unik & Terkini

Perlu Tahu, Inilah Ciri Bayi yang Sehat
July 20, 2021

Perlu Tahu, Inilah Ciri Bayi yang Sehat

Mempunyai buah hati bagi semua pasangan suami isteri merupakan suatu kebahagiaan tersendiri. Dapat mengasuhnya bersama juga merupakan kebanggaan bersama. Tak hanya itu, bayi yang sehat juga merupakan harapan semua pasangan. Menggemaskan, lucu, serta aktif juga menjadi tolok ukur bahwa bayi kita sehat. Berat badan yang cukup apalagi berisi juga merupakan kategori bayi sehat yang diidamkan semua pasangan.

Sebenarnya, apa saja kategori bayi sehat tersebut? Bayi yang gemuk, aktif, atau menggemaskan? Untuk mengetahui lebih lanjut mari simak penjelasan berikut tentang melihat ciri bayi yang sehat menurut ilmu kedokteran. Ayo simak bersama!

Peningkatan tinggi badan bayi
Bayi yang sehat ditunjukkan dengan adanya peningkatan tinggi badan bayi setiap masanya. Saat memeriksakan ke dokter anak untuk kontrol akan diketahui jika tinggi badan bayi bertambah. Bayi yang tergolong sehat dalam enam bulan sejak melahirkan dapat bertambah tinggi badannya dari 1,5-2 cm. Selanjutnya, pada bayi yang berumur setelahnya dapat bertambah tinggi badannya hingga 1 cm setiap bulannya. Jadi, hal ini bisa dipantau terus saat melakukan kontrol ke dokter atau saat mengunjungi posyandu terdekat dari tempat tinggal.

Sumber foto: Pexels.com

Jam tidur si bayi sangat cukup
Ciri bayi yang sehat berikutnya yaitu jam tidur bayi optimal. Artinya, bayi mempunyai waktu tidur yang cukup seusianya. Jam tidur bayi sejak baru lahir sampai usia 3 bulan umumnya sekitar 14-17 jam dalam sehari. Setelah itu, kala usianya menginjak  3-6 bulan, jam tidur si kecil biasanya berubah semakin sedikit menjadi 15-16 jam per hari. Sampai akhirnya usia bayi 6-11 bulan, waktu tidurnya hanya 14-15 jam dalam sehari. Hal ini bisa menjadi patokan moms and dads sekalian dalam memantau apakah bayi kita sehat atau tidak.
 
Frekuensi bayi cukup saat menyusu
Bayi memang “pekerjaannya” tidur dan menyusu, jika tidurnya cukup dan menyusunya juga cukup banyak akan menentukan pertumbuhannya. Sehat juga akan tumbuh sendirinya jika kita memantaunya dengan baik serta memeriksakan secara berkala ke dokter anak. Bayi yang baru lahir memang sebaiknya menyusu ASI, untuk itu nutrisi dari ibu juga harus cukup menjadi kebutuhan karena jika asupan gizinya baik, maka ASI juga akan sehat dan berlimpah ruah. Biasanya, bayi bisa menyusu setiap 2-3 jam sekali. Itu artinya, frekuensi menyusu bayi baru lahir dalam sehari yaitu sekitar 8-12 kali. Pada mulanya, jadwal menyusui bayi baru lahir tergantung kapan ia lapar. Seiring bertambahnya usia, jadwal menyusui ini akan berubah menjadi lebih teratur.
 
Berat badan bayi bertambah
Kategori bayi sehat selanjutnya yaitu berat badan bayi yang terus bertambah. Pastinya semakin berisi tubuh sang bayi akan lebih lucu dan menggemaskan. Sebagai orangtua juga akan senang melihat bayi tumbuh sehat dan menyenangkan. Seperti kita ketahui, ASI sangat mempengaruhi pertumbuhan berat badan dan tinggi bayi sehingga hal ini harus dipantau terus ya, moms and dads!

Sumber foto: Pexels.com

Bayi tampak responsif saat mendengar suara
Semua bayi pasti akan senang mendengarkan suara ayah ibunya. Dengan mengajaknya tertawa, bicara, dan menggodanya dengan celotehan lucu, maka bayi akan meresponsnya dengan baik. Oleh sebab itu, jika kondisi bayi demikan maka tergolong bayi yang sehat. Jadi terus pantau ya pertumbuhan bayinya setiap waktu.

Sebagai orangtua akan lebih baik memang memantau perkembangan anaknya dengan baik. Dengan memeriksakan secara berkala ke dokter anak dan mengunjungi posyandu akan membuat pertumbuhan bayi terlihat setiap saat. Bayi sehat merupakan dambaan, moms and dads juga harus peduli, ya!

RF