Share It
Berita Unik & Terkini

Mengenal Dinasti Keluarga al-Assad, Penguasa Suriah
July 21, 2021

Mengenal Dinasti Keluarga al-Assad, Penguasa Suriah

Suriah merupakan satu dari sedikit negara modern di dunia yang dipimpin oleh dinasti keluarga. Berawal dari upaya kudeta yang dilakukan Hafez al-Assad yang menjadikan dirinya Presiden Suriah tahun 1970, hingga saat ini keluarga al-Assad memegang kendali penuh kekuasaan politik di negara yang terletak di kawasan Arab tersebut. Berikut profil dinasti keluarga al-Asaad di Suriah.

Hafez al-Assad 
Hafez al-Assad merupakan ayah dan pendiri dinasti politik al-Assad di Suriah. Mantan pilot angkatan udara Suriah ini terlibat dalam kudeta yang akhirnya membuat dirinya terpilih sebagai Presiden Suriah pada tahun 1970. Hafez al-Assad menjadi penguasa Suriah selama 30 tahun hingga dirinya meninggal dunia pada tahun 2000. Hafez al-Assad merupakan salasatu pemimpin Arab paling disegani di kawasan Timur Tengah selama berkuasa.

Sumber foto: mc-doualiya.com

Dari pernikahannya dengan Anisa Maklouf pada tahun 1957, dirinya memiliki lima orang anak, yakni Bushra al-Assad, Bassel al-Assad, Bashar al-Assad, Majid al-Assad, dan Maher al-Assad. Sejak akhir tahun 1980-an, dirinya sudah mempersiapkan secara khusus putra tertuanya, Bassel al-Assad sebagai calon penggantinya kelak. Hafez al-Assad meninggal dunia pada 10 Juni 2000 dalam usia 69 tahun.

Bushra al-Assad 
Merupakan anak pertama dan putri satu-satunya Hafez al-Assad. Wanita kelahiran 24 Oktober 1960 ini merupakan sarjana lulusan farmasi dan sempat berperan aktif dalam pembangunan industri farmasi di Suriah pada tahun 1990-an. Bushra al-Assad juga banyak terlibat dalam pemerintahan serta menjadi salasatu penasehat kepresidenan di era ayahnya, Hafez al-Assad.

Sumber foto: wikipedia.org

Suami Bushra al-Assad, Mayor Jenderal Assef Shawkat merupakan Wakil Menteri Pertahanan Suriah yang tewas dalam aksi serangan bom di Damaskus pada 18 Juli 2012 oleh pasukan pemberontak pembebasan Suriah. Pasca kematian suaminya, Bushra al-Assad dan kelima anaknya memutuskan untuk meninggalkan Suriah dan tinggal di Dubai hingga saat ini.

Bassel al-Assad
Sejatinya Bassel al-Assad merupakan anak Hafez al-Assad yang dipersiapkan menjadi Presiden Suriah berikutnya sejak akhir tahun 1980-an. Pria kelahiran 23 Maret 1962 ini dikenal fasih berbahasa Perancis dan Rusia serta sempat dipercaya menjabat kepala keamanan Presiden Suriah. Pada tahun 1990-an, Hafez al-Assad bahkan memerintahkan agar foto dirinya bersama Bassel al-Assad dipasang di seluruh penjuru negeri agar rakyat Suriah mengenal siapakah calon penerus Presiden Hafez al-Assad.

Sumber foto: pinterest.com

Ironisnya pria dengan pangkat militer terakhir kolonel tersebut tewas dalam kecelakaan ketika menuju bandara internasional Damaskus pada 21 Januari 1994. Mobil Mercedes yang dikendarai dengan kecepatan tinggi menabrak pembatas jalan dan langsung membuatnya tewas di tempat kejadian. Kematiannya yang mendadak membuat Hafez al-Assad terpukul dan akhirnya memutuskan memilih putra keduanya, Bashar al-Assad sebagai calon penggantinya kelak.

Bashar al-Assad 
Merupakan presiden Suriah saat ini. Sebelum ditunjuk sebagai calon pengganti oleh ayahnya, pria kelahiran 11 September 1965 ini berkarir sebagai dokter. Sejak tahun 1994, dirinya menjalani karir di angkatan bersenjata Suriah sebagai bagian dari persiapan untuk menggantikan posisi ayahnya selaku Presiden Suriah. Bashar al-Assad menikah dengan Asma pada Desember 2000 dan keduanya dikaruniai tiga orang anak.

Sumber foto: newsweek.com

Bashar al-Assad merupakan salasatu pemimpin negara Arab yang hingga saat ini masih bertahan di tengah euforia revolusi Arab Spring tahun 2010. Revolusi ini mengakibatkan banyak pemimpin negara Arab saat itu turun dari kekuasaan karena diprotes dan mendapat perlawanan dari masyarakatnya sendiri. Bashar al-Assad kini terus disibukkan dengan masalah pemberontakan dan perang sipil di Suriah yang berlangsung sejak kegagalan revolusi Arab Spring tahun 2010 di Suriah.

Majid al-Assad
Putra ketiga Hafez al-Assad ini lahir pada tahun 1966. Tidak banyak informasi yang diketahui tentang dirinya. Majid al-Assad diketahui menderita penyakit mental sehingga dirinya tidak pernah dilibatkan dan dipersiapkan untuk terjun di pemerintahan Suriah seperti saudara kandungnya yang lain.

Sumber foto: wikipedia.org

Majid al-Assad meninggal dunia di ibukota Suriah, Damaskus pada 12 Desember 2009. Majid al-Assad sendiri sudah menikah dengan Ru’a Ayyoub, tetapi tidak memiliki anak.

Maher al-Assad 
Anak bungsu dari Hafez al-Assad ini merupakan komandan dari Garda Militer Republik Suriah serta sejumlah jabatan penting keamanan dan politik lainnya di Suriah. Pria kelahiran 8 Desember 1967 yang memiliki julukan “The Chief “ ini memiliki pangkat Mayor Jenderal dalam militer Suriah. Maher al-Assad dikenal dengan sifat keras dan temperamentalnya.

Sumber foto: madapost.net

Dari pernikahannya dengan Manal al-Jadaan, ia memiliki tiga orang anak. Maher al-Assad mulai jarang tampil di publik sejak peristiwa pemboman di Damaskus pada 18 Juli 2012. Sempat dikabarkan tewas, tetapi belakangan diketahui Maher al-Assad ternyata masih hidup meskipun muncul rumor bahwa dirinya kehilangan kaki kiri serta fungsi tangan kirinya akibat peristiwa pemboman tersebut.

AI