Share It
Berita Unik & Terkini

Gokil! Orang Ini Paling Ditakuti Penjahat hingga Presiden selama 37 Tahun!
July 29, 2021

Gokil! Orang Ini Paling Ditakuti Penjahat hingga Presiden selama 37 Tahun!

Dalam sejarah Amerika Serikat, pernah terdapat seorang tokoh yang sangat disegani bahkan ditakuti, mulai dari penjahat kriminal, pejabat publik, anggota kongres, bahkan Presiden sekalipun. Tokoh tersebut tidak lain, yaitu John Edgar Hoover atau biasa dikenal dengan Hoover. Siapakah dia? Hoover merupakan direktur dari Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) yang menjabat selama 37 tahun, yakni dari tahun 1935 hingga kematiannya pada tahun 1972.

Hoover bukanlah orang sembarangan. Sebelum resmi menjabat sebagai Direktur FBI tahun 1935, dirinya sudah lebih dahulu menjabat sebagai Biro investigasi Amerika Serikat (BOI) pada tahun 1924 hingga 1935. BOI sendiri merupakan cikal bakal terbentuknya FBI. Hoover dipercaya menjabat posisi ini selama 11 tahun!

Pada saat dirinya memimpin BOI, Amerika Serikat tengah dilanda masalah kejahatan kriminalitas yang meningkat tajam karena perekonomian nasional yang memburuk. Salasatu peristiwa yang menonjol saat itu, yaitu marakmya perampokan bank di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Hoover pun tidak tinggal diam dan segera memerintahkan agen-agen terbaiknya untuk menangkap pelaku perampokan bank tersebut hidup atau mati. Upaya tersebut tidak sia-sia karena satu-persatu penjahat kriminal kelas kakap yang terlibat perampokan bank, seperti John Dillinger, Pretty Boy Floyd, dan baby Face Nelson akhirnya tewas ditembak oleh agen-agen Hoover.

Keberhasilannya menangani sejumlah kasus kejahatan kriminal membuat nama Hoover semakin dikenal tidak hanya di kalangan pemerintahan, tetapi juga di kalangan masyarakat. Bagi para penjahat kriminal, Hoover bahkan dipandang sebagai sosok menakutkan dan tidak mengenal ampun dalam penegakan hukum saat itu.

Meskipun diakui kesuksesannya dalam mengatasi kejahatan kriminalitas di Amerika Serikat pada tahun 1930-an, Hoover juga sempat menuai kritikan. Salasatu kebijakan kontroversialnya, yaitu memberhentikan seluruh agen wanita dari kantor biro federal yang dipimpinnya. Hoover bahkan memastikan tidak akan memakai agen wanita selama dirinya menjabat. Kebijakan ini sendiri baru berubah setelah Hoover meninggal dunia pada tahun 1972.

Hoover juga dikenal atas keberhasilannya mengembangkan FBI menjadi biro investigasi terbaik yang profesional dan modern pada abad 20. Pada masa kepemimpinannya, Hoover memastikan FBI memiliki ahli maupun laboratorium forensik terbaik di dunia untuk membantu FBI dalam memecahkan sejumlah kasus. Hoover juga mendorong agen-agen FBI untuk selalu berinovasi melakukan riset penelitian mendalam terhadap seluruh potensi kejahatan maupun ancaman yang mungkin timbul di masa datang. Salasatunya dengan pengumpulan data dan informasi pribadi dari sejumlah tokoh publik khususnya pejabat dan politisi. Data informasi pribadi inilah yang kemudian menjadi kekuatan Hoover hingga akhirnya disegani bahkan ditakuti oleh para Presiden Amerika Serikat sekalipun. Biasanya, Hoover akan memerintahkan agen-agen khusus untuk menyadap maupun mengawasi dan mengintai target selama berbulan-bulan tanpa disadari oleh si target. Pengintaian ini bersifat rahasia dan di bawah kendali langsung Hoover, bahkan tidak semua pejabat FBI mengetahuinya. Bukti dan informasi rahasia yang diperoleh pun disimpan sendiri oleh Hoover.

Sumber foto: wsj.com

Hoover bahkan konon memiliki bukti perselingkuhan Presiden John F. Kennedy dengan aktris Marilyn Monroe yang didapatnya tanpa sepengetahuan si presiden. Sejumlah politisi maupun pejabat tinggi dalam pemerintahan konon tidak menyukai Hoover dan ingin menggantinya, tetapi pengaruhnya yang sangat besar serta ancaman Hoover untuk membuka file-file rahasianya ke publik membuat posisinya selalu aman.

Beberapa saat sebelum dirinya meninggal dunia, Hoover bahkan secara khusus memerintahkan pengintaian terhadap mantan personil The Beatles, John Lennon, yang memutuskan pindah ke Amerika Serikat dari Inggris. Latar belakang John Lennon yang pernah memakai narkoba dan sejumlah aktivitas anti perang Vietnam yang dilakukannya pada akhir tahun 1960-an hingga awal tahun 1970-an menjadikannya perhatian serius dari Hoover.

John Lennon sendiri pernah mengakui dalam sebuah wawancara bahwa dirinya kerap diikuti sejumlah orang misterius saat baru pindah ke Amerika Serikat. Hal-hal semacam inilah yang kemudian membuat Hoover sangat disegani dan ditakuti banyak orang karena bisa saja Hoover selama ini sudah mengawasi, tetapi tidak disadari.

Sumber foto: biography.com

Hoover, yang seumur hidupnya tidak menikah, akhirnya meninggal dunia pada 2 Mei 1972 karena serangan jantung mendadak. Hoover tercatat menjabat sebagai Direktur FBI terlama sepanjang sejarah di bawah lima pemerintahan presiden Amerika Serikat yang berbeda.

Konon setelah Hoover dinyatakan resmi meninggal dunia, sejumlah aparat pemerintah bergerak cepat mengamankan kantornya. Hal ini dilakukan untuk mengamankan file-file informasi rahasia yang selama ini hanya diketahui oleh Hoover dan beberapa orang terdekatnya saja. Sebagai bentuk penghormatan, namanya diabadikan sebagai nama gedung kantor pusat FBI di Washington D.C.

AI