Share It
Berita Unik & Terkini

Penyebab Perselingkuhan Dilihat dari Faktor Psikologis
July 30, 2021

Penyebab Perselingkuhan Dilihat dari Faktor Psikologis

Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan skandal perselingkuhan oknum pramugari dan pramugara yang sempat menjadi berita viral di sosial media (sosmed). Apalagi si istri sah serta si pria juga meng-upload kejadian perselingkuhan ini di sosmed dan menimbulkan komentar beragam. Perselingkuhan merupakan sebuah tabiat yang tidak terpuji. Akibatnya bisa fatal dan bisa menyakiti pasangan kita masing-masing. Selain itu, bisa juga menyakiti serta meruntuhkan perasaan keluarga besar masing-masing pasangan.

Image buruk juga akan timbul pada perusahaan tempat kita mencari nafkah. Oleh sebab itu, tak jarang banyak perusahaan yang memecat karyawannya jika terlibat perselingkuhan dalam lingkup kerjanya. Hal ini tentu saja akan menjadi teguran yang membuat kita menjadi lebih introspeksi karena efeknya akan merembet ke mana-mana. Menyoal fenomena perselingkuhan dalam dunia kerja, tentu saja ada penyebabnya yang bisa kita telusuri dengan saksama. Pun, faktor psikologis apa saja yang menyebabkan hubungan terlarang ini terjadi. Untuk lebih jelasnya, kami akan membahasnya dalam paparan berikut ini!

Faktor kedekatan dalam dunia pertemanan
Pertemanan dalam dunia kerja memang membawa retan kedekatan yang lebih intens. Apalagi hubungan pertemanan dengan lawan jenis. Secara psikologis, kedekatan ini akan menjadikan hubungan lebih intim dengan seringnya berjalan berdua, curhat, apalagi melakukan segala kegiatan berdua. Hal ini akan menimbulkan perasaan yang berlebih dan saling membutuhkan sehingga melupakan komitmen yang sudah dilakukan bersama pasangannya masing-masing dalam pernikahan yang sah.

Sumber foto: Pexels.com

Tidak puas dengan kehidupan seksual bersama pasangan yang sah
Kehidupan seksual sering juga menjadi penyebab munculnya perselingkuhan. Hubungan dengan pasangan yang kurang baik serta tidak menjadikan seks sebagai ritual yang indah dan berarti akan menyebabkan kekecewaan tersendiri. Tak ayal, mencari pasangan idaman lain serta menambah pengalaman seksual tambahan akan membuat dirinya semakin bergairah. Memang, sejatinya pernikahan yang sah harus mempunyai kehidupan seksual yang sehat dan terus dipupuk setiap saat bersama pasangan.

Mencari sesuatu yang berbeda
Sikap manusia ada saja yang tidak puas dengan apa yang telah didapatkannya sehingga mencari kehidupan yang lain. Dalam pernikahan pun sama saja, jika tidak ada hal yang sreg, maka jika bertemu dengan seseorang yang lebih sreg pun, secara otomatis akan membuat nyaman. Hal ini yang menjadi biang kerok perselingkuhan karena sudah mendapatkan yang nyaman selain pasangan sahnya.

Balas dendam kepada pasangan
Hal ini juga bisa menjadi penyebab perselingkuhan. Oleh karena dikhiatanati pasangan sahnya, maka ia membalasnya untuk memuaskan nafsunya. Tentu saja dengan melakukan perselingkuhan lagi dengan orang lain agar dendamnya terbalaskan. Hal ini memang membentuk jiwa yang tidak baik karena dendam tidak akan membuat hati menjadi tenang dan malahan akan menimbulkan masalah yang baru.

Sumber foto: Pexels.com

Tidak ada rasa cinta serta penghargaan lagi
Pernikahan yang sah, yaitu yang berlandaskan cinta. Kebaikan serta hubungan yang harmonis dalam pernikahan tersebut juga karena adanya penghargaan. Jika salasatu pasangan berpaling kepada yang lain mungkin saja ada indikasi tidak ada rasa cinta lagi. Sering terjadinya konflik serta tidak lagi adanya penghargaan dengan tidak saling menghormati satu sama lain.

Perselingkuhan merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Sebagai pasangan yang baik tentu saja menjaga kesetiaan dan kebersamaan dengan pasangannya sebaik mungkin sehingga hal ini bisa dihindari. Pasangan di mana pun ingin pernikahannya tetap baik dan harmonis. Binalah dengan penuh rasa cinta karena tidak semua pernikahan itu berjalan mulus-mulus saja pasti ada onak di dalamnya.

RF