Share It
Berita Unik & Terkini

Bernostalgia dengan Serial Televisi Spider-Man Jadul
July 30, 2021

Bernostalgia dengan Serial Televisi Spider-Man Jadul

Spider-Man merupakan ikon dari pahlawan super Marvel yang sangat terkenal dan digemari oleh hampir seluruh orang di dunia. Sejak kemunculan pertamanya dalam komik Amazing Fantasy #15 yang terbit pada bulan Agustus 1962, Spider-Man telah mampu merebut hati jutaan orang penggemarnya hingga saat ini. Terlebih sosok Peter Parker digambarkan sebagai pemuda seperti orang umum kebanyakan yang memiliki sejumlah permasalahan hidup sehingga pembaca komiknya seakan memiliki kedekatan emosional khusus dengan Peter Parker. Karakter Spider-Man sendiri diciptakan oleh Stan Lee dan Steve Ditko.

Spider-Man sendiri telah banyak muncul dalam sejumlah media, mulai dari serial televisi animasi hingga film layar lebar yang cukup sukses secara komersil. Beberapa aktor Hollywood pernah memerankan karakter manusia laba-laba ini, seperti Robey Maguire, Andrew Garfield, dan yang terakhir, yaitu Tom Holland. Namun, tahukah bahwa sebenarnya Spider-Man pernah hadir dalam bentuk serial televisi pada akhir tahun 1970-an? Ya, Marvel ternyata memang pernah memproduksi serial televisi The Amazing Spider-Man.

Sumber foto: pinterest.com

Para pemeran serial televisi The Amazing Spider-Man ini, yaitu Nicholas Hammond (Peter Parker/Spider-Man), Robert F. Simon (Jonah Jameson), Chip Fields (Rita Conway), dan Ellen Bry (Julie Masters). Uniknya, karakter Bibi May justru diperankan oleh aktris yang berbeda-beda dalam setiap kemunculannya.

Aktor Nicholas Hammond dipilih sebagai pemeran utama karena penampilan fisiknya yang menyerupai gambaran sosok Peter Parker pada komik Spider-Man. Dari segi postur, Nicholas Hammons memiliki tubuh yang tinggi dan tidak terlalu berotot sehingga dianggap pas mengenakan kostum Spider-Man. Nicholas Hammond sendiri sebelumnya dikenal atas perannya sebagai Friedrich von Trapp dalam film musikal legendaris, The Sound of Music (1965).

Sumber foto: reddit.com

Episode pertama serial televisi ini sebenarnya berupa pilot project sebuah film televisi berjudul Spider-Man yang tayang di CBS pada 14 September 1977. Melihat respons rating dan sambutan yang positif dari pemirsa televisi dan penggemar Spider-Man, Marvel pun akhirnya memutuskan melanjutkan produksi serial televisi The Amazing Spider-Man.

Mengingat teknologi perfilman saat itu belum secanggih seperti saat ini, maka beberapa adegan aksi Spider-Man dalam serial tersebut terlihat seperti terlalu dipaksakan bahkan mungkin terkesan konyol jika ditonton oleh kita saat ini. Meskipun pada kenyataannya saat itu sebenarnya banyak yang menyukai serial televisi Spider-Man ini karena bisa melihat pahlawan super idola mereka di televisi. Pemirsa serial televisi The Amazing Spider-Man ini umumnya merupakan anak-anak dan remaja yang sebelumnya merupakan penggemar dan pembaca komik Spider-Man terbitan Marvel.

Sumber foto: 13thdimension.com

Sayangnya, serial televisi The Amazing Spider-Man ini hanya mampu bertahan selama dua musim dengan jumlah total 13 episode. Episode terakhirnya ditayangkan pada 6 Juli 1979 dengan judul episode The Chinese Web: Part 2. Meskipun serial televisinya tidak dilanjutkan, tetapi Marvel sempat membuat dua film Spider-man yang masih tetap dibintangi oleh Nicholas Hammond sebagai Peter Parker/Spider-Man. Kedua film tersebut, yaitu Spider-Man Strikes Back (1978), dan Spider-Man: The Dragons Challenge (1981) yang masih berkaitan dengan episode terakhir serial televisi The Amazing Spider-Man tahun 1979 yang berjudul The Chinese Web. Selain Nicholas Hammond, para pemeran dalam kedua sekuel film Spider-Man tersebut sebagian merupakan pemeran dalam serial televisinya.

Pada tahun 1984, konon sempat beredar rumor bahwa Marvel berencana menampilkan Spider-Man bersama dengan tokoh Marvel lainnya, Hulk yang saat itu serial televisinya The Incredible Hulk juga tengah populer. Kedua karakter tersebut rencananya muncul dalam sebuah film televisi yang dibintangi oleh para pemeran orisinalnya masing-masing. Sayangnya, rencana produksi film televisi tersebut tidak pernah terealisasi dan akhirnya dibatalkan.

AI