Share It
Berita Unik & Terkini

Lagi Isoman? Pastikan Kamu Sudah Sedia Starter Pack Ini
August 4, 2021

Lagi Isoman? Pastikan Kamu Sudah Sedia Starter Pack Ini

Pandemi wabah Covid-19 di Indonesia hingga saat ini belum berakhir dan justru menunjukkan kecenderungan angka positif yang terus meningkat. Bagi pasien positif Covid-19 yang memiliki gejala ringan dan tidak memiliki penyakit penyerta, umumnya memilih untuk melakukan isoman atau isolasi mandiri di rumah sendiri dibandingkan dengan dirawat di rumah sakit. Banyak pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan maupun yang tanpa gejala di Indonesia yang akhirnya bisa sembuh setelah menjalani isoman.

Bagi mereka yang memilih menjalani isoman di rumah tentunya harus mengikuti aturan maupun prosedur isoman yang sudah ditetapkan untuk pasien positif Covid-19. Untuk menunjang isoman, pasien yang tengah dan akan menjalani isoman diharapkan juga sudah sedia perlengkapan isoman atau Isoman Starter Pack agar proses isoman dapat dilakukan aman dan nyaman. Berikut perlengkapan standar yang harus terdapat dalam Isoman Starter Pack.

Masker medis
Meskipun mereka yang isoman umumnya menjalaninya di rumah sendiri, tetapi tetap harus selalu memakai masker medis. Hal ini penting untuk mencegah dan mengurangi resiko penularan Covid-19 dari pasien tersebut kepada orang-orang yang berada di sekitar lokasi isoman. Ingat, masker medis yang digunakan harus diganti setiap beberapa jam dan tidak bisa dipakai terus-menerus seharian untuk memastikan tetap bersih dan higienis.

Hand sanitizer dan sabun
Pada masa pandemi ini, baik pasien positif Covid-19 maupun orang yang dalam keadaan sehat, wajib rutin mencuci dan membersihkan tangannya secara berkala dan sesering mungkin. Hal ini dilakukan untuk mencegah kuman atau virus menempel di tangan sehingga beresiko menularkan kita. Hand sanitizer dan sabun wajib dimiliki oleh setiap pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani isoman. Ada baiknya setelah menyentuh benda atau sesuatu langsung mencuci tangan, baik dengan hand sanitizer maupun sabun.

Sumber foto: scotsman.com

Disinfektan
Bagi pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani isoman, sebaiknya secara rutin menyemprotkan cairan disinfektan pada tempatnya menjalani isoman. Penyemprotan bisa dilakukan dua kali, yakni pada pagi hari dan sore hari. Penyemprotan cairan disinfektan ini untuk memastikan kuman atau virus yang berada di lokasi isoman tersebut mati. Untuk cairan disinfektan, bisa dibeli di apotek maupun supermarket dan minimarket terdekat karena kini sejak pandemi Covid-19, cairan disinfektan banyak ditemui dan dijual di pasaran.

Thermometer
Thermometer dipakai untuk mengetahui ukuran suhu tubuh. pasien positif Covid-19 yang tengah melakukan isoman harus rutin mengukur suhu tubuhnya, apakah terdapat kenaikan atau tidak. Suhu tubuh yang tinggi dan disertai demam merupakan salasatu gejala Covid-19 yang harus menjadi perhatian serius setiap orang.

Oksimeter
Oksimeter berfungsi untuk mengetahui dan mengukur kadar oksigen dalam darah dan mencegah gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh kurangnya oksigen di dalam tubuh. Alat ini sangat penting karena kondisi kekurangan oksigen dalam tubuh umumnya tidak menimbulkan gejala padahal sangat berbahaya dan beresiko kematian jika tidak segera ditangani. Pastikan menggunakan oksimeter sesuai dengan petunjuk penggunaannya dan sebaiknya lebih waspada dengan oksimeter yang dijual murah karena biasanya tidak dapat berfungsi dengan baik dan memberikan keterangan yang salah.

Vitamin dan obat penunjang lainnya
Untuk mempercepat proses pemulihan dan kesembuhan, pasien positif Covid-19 harus banyak mengonsumsi suplemen vitamin dan obat penunjang lainnya. Semakin kuat daya tahan tubuh maka semakin cepat pasien positif Covid-19 dapat segera sembuh. Umumnya, vitamin yang banyak dikonsumsi mereka, yaitu suplemen vitamin C. Apabila pasien positif Covid-19 yang menjalani isoman memiliki penyakit penyerta, disarankan berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk tahu vitamin dan obat apa yang sebaiknya dikonsumsi saat menjalani isoman.

Sumber foto: ft.com

Alat makan pribadi
Pasien positif Covid-19 harus memakai alat makan yang terpisah dengan penghuni lainnya. Hal ini untuk mencegah resiko penularan Covid-19 yang berasal dari alat makan yang digunakan oleh pasien positif Covid-19 tersebut kepada orang maupun penghuni lain di sekitar tempat lokasi isoman. Alat makan yang digunakan pasien positif Covid-19 juga harus dicuci di tempat terpisah, menggunakan wadah dan spon sabun sendiri. Alat makan yang dimaksud, yaitu gelas, piring, sendok, dan garpu.

Meskipun pasien positif Covid-19 menjalani isoman, tetapi harus tetap selalu dalam pengawasan dokter dan tenaga medis agar kondisi kesehatannya dapat terus terpantau. Apabila mengalami masalah dan gangguan kesehatan sekecil apapun, segera hubungi dokter atau tenaga kesehatan khusus Covid-19. Sebelum melakukan isoman, diharapkan pasien atau keluarganya melapor atau memberitahu terlebih dahulu kepada pengurus RT setempat serta Puskesmas Kelurahan terdekat.

AI