Share It
Berita Unik & Terkini

Jangan Dibuang! Kulit Jeruk Bekas Bisa Jadi Pembersih lho!
August 4, 2021

Jangan Dibuang! Kulit Jeruk Bekas Bisa Jadi Pembersih lho!

Jeruk merupakan salasatu buah yang banyak dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia. Jeruk termasuk salasatu buah yang selalu tersedia hampir sepanjang tahun. Selain rasanya yang segar dan memiliki banyak kandungan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, ternyata kulit bekas jeruk juga dapat untuk berbagai hal. Selain bisa dikompos sebagai bahan nitrogen, kulit jeruk bisa diolah kembali sebagai pembersih atau zero waste cleaner. Tentunya hal ini sangat positif mengingat sejatinya kulit jeruk bekas cenderung dianggap sebagai sampah tidak bernilai.

Untuk membuat kulit jeruk bekas sebagai pembersih, ada baiknya kita persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Bahan-bahan tersebut, yaitu sisa kulit jeruk bekas yang kita konsumsi, cuka putih, dan kain katun tipis/penyaring. Selain itu, siapkan juga botol jar (selai), botol sprayer bekas, serta essentials oil sebagai opsional. Bahan-bahannya cukup mudah didapat kan?

Cara pembuatannya pun sebenarnya terbilang mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Pertama, simpan sisa kulit jeruk bekas yang kita makan dalam sebuah wadah yang tertutup seperti toples. Kemudian, tuangkan cairan cuka putih ke dalam wadah penyimpanan sisa kulit jeruk bekas tersebut hingga mencapai batas kulit jeruk. Selanjutnya, segera tutup wadah atau toples tersebut. Pastikan toples dalam keadaan tertutup hingga kurang lebih 3 minggu sampai terjadi proses fementasi dengan sendirinya.

Selanjutnya, simpan toples cuka kulit jeruk bekas tersebut jauh dari jangkauan matahari (tempat relatif hangat). Setelah toples didiamkan selama 3 minggu, bukalah toples tersebut, dan kemudian saring cuka kulit jeruk bekas tersebut yang telah berfermentasi. Untuk proses penyaringan, gunakan kain katun yang tipis atau penyaring ke dalam botol sprayer yang sudah kita siapkan sebelumnya.

Sumber foto: nowastenutrition.com

Kemudian, campurkan cuka kulit jeruk dengan air (rasio 50:50) Tambahkan juga essential oil rasa jeruk atau lemon dengan jumlah tetesan seperlunya saja (opsional). Untuk proses fermentasi yang memakan waktu yang lebih lama (sekitar 3 bulan), dapat digunakan untuk pengganti pembersih lantai atau karbol.

Pembersih cuka yang terbuat dari sisa kulit jeruk yang bekas kita konsumsi merupakan produk yang sangat ramah lingkungan. Cairan pembersih tersebut sangat cocok digunakan untuk membersihkan debu dan berbagai kotoran lainnya. Cairan pembersih ini juga dapat digunakan untuk membersihkan kamar mandi karena memiliki bau wangi jeruk alami yang menyegarkan kamar mandi.

Namun, cairan pembersih dari kulit jeruk bekas tersebut tidak direkomendasikan untuk digunakan peralatan yang memiliki bahan dasar kayu karena memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Dikhawatirkan jika peralatan berbahan dasar kayu terkena semprotan maka akan merusak peralatan tersebut.

Sumber foto: lizziewoodman.co.uk

Nah mulai saat ini, setelah kita selesai makan buah jeruk, ingatlah agar jangan langsung dibuang kulitnya begitu saja. Kita bisa belajar memulai langkah awal dalam melestarikan planet bumi dengan menggunakan produk ramah lingkungan seperti pembersih dari kulit jeruk bekas. Selain berdampak positif bagi kelestarian lingkungan hidup, pembuatan dan penggunaan cairan pembersih dari kulit jeruk bekas ini juga memiliki nilai ekonomis.

Menjual cairan pembersih dari kulit jeruk bekas bisa menjadi salasatu peluang usaha menarik di masa pandemi seperti saat ini. Selain itu, kita bahkan bisa menghemat pengeluaran bulanan karena tidak perlu lagi membeli cairan pembersih karena sudah bisa memproduksinya sendiri.

AI