Share It
Berita Unik & Terkini

Cara Menghemat Listrik dalam Pemakaian AC
August 5, 2021

Cara Menghemat Listrik dalam Pemakaian AC

Teknologi AC (Air Conditioner) atau mesin penyejuk dan pendingin ruangan kini sudah menjadi bagian dari keseharian dan kebutuhan masyarakat modern, khususnya bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar. Kehadiran teknologi AC membantu masyarakat dalam mendapatkan udara yang sejuk, dingin, dan nyaman pada kondisi ruangan tertutup, layaknya suasana di pegunungan. Kini, AC tidak hanya digunakan di rumah maupun bangunan, tetapi juga digunakan dalam transportasi kendaraan pibadi maupun angkutan umum.

Adanya imbas dari pengaruh pemanasan global yang mengakibatkan naiknya suhu iklim bumi dalam beberapa tahun terakhir secara tidak langsung membuat kebutuhan orang untuk menggunakan teknologi AC terus meningkat. Hampir semua rumah maupun bangunan yang dihuni oleh masyarakat berpenghasilan ekonomi menengah memiliki fasilitas AC.

Menurut penelitian, pemakaian listrik dari AC memberikan kontribusi sebesar 30 hingga 50 % dari total keseluruhan tagihan listrik bulanan. Sebuah persentase jumlah yang tentunya cukup besar dari segi pengeluaran rutin bulanan. Terdapat beberapa cara agar kita dapat menghemat listrik terutama dalam hal penggunaan AC di rumah.

Atur suhu antara 23 hingga 25 derajat celcius
Banyak orang pengguna AC mengatur suhu pada mesin AC milik mereka dengan suhu rendah di bawah 20 derajat celcius. Alasannya karena mereka beranggapan semakin rendah pengaturan suhu AC maka terasa lebih dingin dan sejuk. Memang benar bahwa dengan pengaturan suhu AC rendah maka AC lebih dingin, tetapi semakin kecil pengaturan suhu sebenarnya semakin besar daya listrik yang digunakan. Oleh karenanya, disarankan agar pengguna AC mengatur suhu AC milik mereka antara suhu 23 hingga 25 derajat celcius.

Pilih Dry Mode daripada Cool Mode
Salasatu bentuk pengaturan pada remote AC yang disarankan untuk menghemat pemakaian listrik adalah pemilihan Dry Mode. Dibandingkan Cool Mode, penggunaan Dry Mode bagi sebagian orang tidak terlalu terasa dingin. Beberapa bahkan ada yang merasa tidak nyaman dengan Dry Mode yang memang tidak sedingin Cool Mode. Namun, dibalik itu semua, Dry Mode sebenarnya bisa menghemat pemakaian listrik pada mesin AC lho!

Sumber foto: pexels.com

Gunakan AC tipe low watt
Kini, banyak sekali produk AC model baru di pasaran yang menawarkan keunggulan teknologi low watt atau AC Inferter sehingga lebih hemat listrik. Umumnya, produk AC keluaran terbaru sudah menggunakan teknologi yang lebih hemat pemakaian listrik serta ramah lingkungan. Apabila memungkinkan, ganti AC lama kita dengan AC Inferter karena bisa memberikan dampak cukup signifikan terhadap pemakaian listrik bulanan kita.

Bijak menggunakan AC
Ada baiknya kita membiasakan diri untuk bijak dalam pemakaian AC. Gunakan AC pada saat dibutuhkan saja, tidak perlu dinyalakan terus-menerus sepanjang waktu. Selain bisa membantu menghemat pemakaian listrik, AC yang dipakai terus-menerus memiliki kecenderungan lebih mudah rusak dan sering mengalami masalah teknis. Disarankan juga untuk menggunakan timer atau pengatur waktu pada mesin AC apabila kita hendak memakai AC saat tidur. Dengan memakai timer, pemakaian AC bisa lebih terkontrol dan otomatis dapat menekan pemakaian listrik bulanan secara keseluruhan.

Sumber foto: arnicaheatingandair.com

Lakukan perawatan berkala
Mesin AC yang selalu rutin dirawat secara berkala turut berkontribusi dalam menekan pemakaian listrik. Hal ini dikarenakan AC yang rutin dirawat cenderung lebih bersih dari kotoran atau debu yang menyumbat pada filter saringan udaranya. Kerja mesin AC tidak menjadi seberat saat filter saringan udaranya kotor. Perawatan berkala AC biasanya dilakukan minimal 3 bulan sekali dan meliputi, mencuci filter saringan udara, serta mengisi freon agar AC dapat selalu dingin (jika diperlukan dan tergantung masih ada tidaknya freon pada mesin AC tersebut).

AI