Share It
Berita Unik & Terkini

Fakta Menarik Mendiang Charlie Watts, Drummer Legendaris The Rolling Stones
September 16, 2021

Fakta Menarik Mendiang Charlie Watts, Drummer Legendaris The Rolling Stones

Dunia musik rock baru saja kehilangan salasatu sosok musisi legendarisnya, yakni drummer band The Rolling Stones, Charlie Watts. Drummer kelahiran London pada 2 Juni 1941 tersebut meninggal dunia pada 24 Agustus 2021 lalu dalam usia 80 tahun. Berikut beberapa fakta menarik tentang drummer yang memiliki julukan “The Wembley Whammer” tersebut.

Pernah bekerja sebagai desain grafis
Tidak banyak yang mengetahui bahwa Charlie Watts pernah bekerja sebagai desain grafis di Denmark dan Inggris, sebelum bergabung menjadi drummer The Rolling Stones. Kemampuan desainnya tetap terjaga dengan baik meskipun dirinya kemudian lebih disibukkan dengan bermusik. Bahkan tidak jarang Charlie Watts turut terlibat langsung dalam mendesain materi promo tur The Rolling Stones serta beberapa sampul album pada masa-masa awal karir mereka.

Sumber foto: nytimes.com

Selalu memiliki minat dan ketertarikan terhadap musik jazz
Sebagai personil dari band rock legendaris The Rolling Stones, banyak yang mengira Charlie Watts merupakan seorang rocker sejati. Namun, ternyata minat terbesarnya dalam musik justru pada genre musik jazz yang membuatnya merasa bahagia. Hal ini hampir serupa dengan yang dialami oleh musisi Jon Lord. Keyboardis dari band rock legendaris Deep Purple tesebut dikenal lebih menyukai musik orkestra dibanding musik rock yang membesarkan namanya.

Sepanjang karirnya, Charlie Watts sudah beberapa kali membuat sejumlah proyek musik solo bergenre musik jazz dengan musisi jazz lainnya. Beberapa di antaranya, Rocket 88, The Charlie Watts Quintet, serta The Charlie Watts Tentet.

Suami yang setia
Berbeda dengan musisi rock kebanyakan, Charlie Watts merupakan satu dari sedikit musisi rock yang pernikahannya langgeng dan cukup harmonis. Ia menikah dengan Shirley Ann Shepherd pada tahun 1964 dan memiliki seorang putri bernama Serafina. Ketika rekan-rekannya kerap berpesta dengan banyak wanita saat menjalani tur, Charlie Watts dikenal tidak pernah mau turut serta dan tetap setia dengan istrinya. Ia bahkan mengaku kesulitan tidur di hotel saat tur jika istrinya tidak ikut serta mendampinginya.

Ditugaskan mencari bassist baru The Rolling Stones
Kepergian bassist The Rolling Stones, Bill Wyman, pada tahun 1993 membuat band terpaksa harus mencari bassist baru secepatnya. Dua personil pendiri The Rolling Stones lainnya, yakni Mick Jagger dan Keith Richards kemudian meminta Charlie Watts untuk mencari bassist baru. Setelah melakukan audisi, akhirnya Charlie Watts memilih Darryl Jones sebagai pengganti Bill Wyman.

Penyalahgunaan narkoba dan kecanduan alkohol
Charlie Watts sempat mengalami penyalahgunaan narkoba dan kecanduan alkohol pada tahun 1980-an. Hal tersebut diakuinya sebagai salasatu kesalahan terbesar dalam hidupnya akibat krisis kepercayaan diri yang memasuki usia 40 tahunan. Beruntung Charlie Watts dapat segera pulih dan bangkit setelah dirinya menjalani program rehabilitasi penyembuhan.

Sumber foto: thetimes.co.uk

Mengidap kanker tenggorokan
Charlie Watts mengaku dirinya sempat menderita penyakit kanker. Hal itulah yang membuatnya memilih berhenti total dari merokok dan mengonsumsi minuman alkohol. Konon dirinya tidak pernah menjalani radiotherapy untuk penyembuhan kankernya dan lebih memilih menjalankan pola hidup sehat. Di antara personil The Rolling Stones lainnya, Charlie Watts memang paling dikenal sangat memperhatikan kesehatan.

Menggambar sketsa hotel
Charlie Watts dikenal memiliki bakat seni menggambar. Bakatnya tersebut sering ditunjukkan saat dirinya menginap di hotel, baik saat tur maupun bepergian untuk urusan pribadi. Charlie Watts akan selalu menyempatkan waktu untuk membuat sketsa gambar kamar hotel yang ditempatinya. Kebiasaan unik ini sudah dilakukannya selama bertahun-tahun.

AI