Share It
Berita Unik & Terkini

Nostalgia Steffi Graf, sang Ratu Tenis Jerman Tahun 90-an
September 23, 2021

Nostalgia Steffi Graf, sang Ratu Tenis Jerman Tahun 90-an

Steffanie Maria Graf atau lebih dikenal sebagai Steffi Graf merupakan salasatu petenis wanita terbaik sepanjang sejarah. Bahkan pukulan forehand milik Steffi Graf disebut-sebut merupakan pukulan forehand terbaik di dunia saat itu. Petenis asal Jerman kelahiran 14 Juni 1969 tersebut memulai karir tenis profesionalnya dalam usia muda, yakni 13 tahun.

Tahun 1987 bisa dibilang merupakan awal kesuksesan dari karir tenisnya. Untuk kali pertama Steffi Graf  berhasil menjadi juara Grand Slam di Perancis Terbuka dengan mengalahkan Martina Navratilova di partai final. Namun sayangnya, di tahun tersebut Steffi Graf belum mampu untuk menjuarai Grand Slam Wimbledon. Saat itu ia dikalahkan oleh rival beratnya, Martina Navratilova pada partai final. Meskipun demikian ia berhasil menjuarai turnamen WTA Championship, turnamen tenis penutup tahun yang diikuti para petenis wanita terbaik dunia.

Sumber foto: tennismajors.com

Tahun 1988 dan 1989 merupakan tahun-tahun terbaik dalam karir petenis wanita Jerman ini. Pada tahun 1988, Steffi Graf sukses menjuarai empat seri Grand Slam bergengsi, yakni Australia Terbuka, Perancis Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Terbuka. Steffi Graf bahkan menjuarai Olimpiade Seoul dengan mengalahkan Gabriela Sabatini pada partai final.

Tahun 1989, Steffi Graf masih menjadi yang terbaik dengan menjuarai tiga seri Grand Slam bergengsi, yakni Australia Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Terbuka. Ia hanya kalah pada partai final Perancis Terbuka dari petenis Spanyol, Arantxa Sanchez Vicario. Steffi Graf juga sukses menjuarai turnamen akhir tahun WTA Championship.

Memasuki tahun 1990-an, prestasi Steffi Graf  terbilang cukup baik, dirinya banyak menjuarai sejumlah turnamen. Meskipun sempat terpuruk karena sejumlah masalah keluarga dan cedera pada tahun 1990, tetapi pada 13 Mei 1996 ia berhasi mencetak sejarah. Steffi Graf  berhasil bertahan selama 332 minggu sebagai petenis wanita nomer satu di dunia.

Steffi Graf  memecahkan rekor Martina Navratilova yang sebelumnya menjadi petenis wanita nomer satu dunia selama  331 minggu. Secara keseluruhan Steffi Graf  menjadi petenis nomer satu dunia selama 377 minggu. Rekor ini bertahan hingga 31 Maret 1997 sebelum Martina Hingis menggantikan posisinya sebagai petenis wanita nomer satu dunia.

Gelar terakhir Steffi Graf  diraih saat menjuarai Perancis Terbuka tahun 1999 dengan mengalahkan Martina Hingis. Pertandingan keduanya disebut-sebut sebagai salasatu final Grand Slam putri terbaik sepanjang sejarah. Steffi Graf kemudian mengumumkan pensiun sebagai petenis profesional wanita pada 13 Agustus 1999. Steffi Graf  pensiun dalam usia 30 tahun dan saat itu tengah menduduki peringkat 3 dunia.

Sumber foto: theolympians.co

Kehidupan pribadi Steffi Graf cukup menarik. Ia pernah menjalin hubungan asmara cukup lama dengan pembalap Jerman, Michael Bartels sebelum akhirnya berpisah. Pada tahun 1999, publik tenis dunia dihebohkan dengan pemberitaan Steffi Graf yang berpacaran dengan petenis Amerika Serikat, Andre Agassi. Sebelumnya, Andre Agassi pernah menikah dengan aktris Brooke Shields dan kemudian bercerai.

Pada tahun 2001, Steffi Graf  resmi menikah dengan Andre Agassi. Keduanya kemudian dikaruniai seorang putra, Jaden Gil serta seorang putri, Jaz Elle. Meskipun Steffi Graf dan Andre Agassi merupakan salasatu petenis terbaik sepanjang sejarah, tetapi mereka sepakat tidak akan memaksakan kedua anaknya menjadi petenis profesional. Keluarga kecil ini memilih tinggal di kawasan Summerlin, Las Vegas.

AI