Share It
Berita Unik & Terkini

Akibat Terlalu Lama Menyetir, Ini Dampaknya
September 29, 2021

Akibat Terlalu Lama Menyetir, Ini Dampaknya

Menyetir kendaraan bukan hanya milik profesi sopir saja, kita sendiri pun akhirnya menjadi sopir bagi kita sendiri yang tentunya akan memudahkan mobilitas kita dalam beraktivitas. Menyetir kendaraan memang sebuah kebutuhan, tetapi pada akhirnya malah akan menjadi sebuah hal yang membuat lelah tak berujung. Bagaimana tidak, setiap hari disibukkan dengan aktivitas menyetir ini dari berangkat kerja, hingga pulang kembali ke rumah. Dampaknya tak hanya tubuh yang lelah, tetapi juga pikiran serta mental yang membutuhkan recharge lebih dalam lagi.

Apalagi menyetir dengan waktu yang lama, pastinya membutuhkan konsentrasi tinggi serta stamina yang fit. Tak jarang, hal ini juga menjadi tuntutan setiap saat kala ada sebuah urusan atau memang sedang melakukan road trip bersama keluarga atau teman-teman. Nah, menyoal menyetir yang terlalu lama ini bisa jadi materi yang bagus untuk kita bahas kali ini. Akibatnya apa jika terlalu lama berkendara? Simak dalam penjelasan berikut ini, yuk!

Tubuh dan pikiran yang lelah
Terlalu lama menyetir akibatnya yaitu tubuh dan pikiran kita menjadi lelah. Faktanya memang menyetir itu semuanya bekerja, dari tangan, kaki, mata, terlebih konsentrasi yang harus dituntut lebih prima dalam mengemudikan kendaraan agar selamat sampai tujuan. Akibat kelelahan ini dan tak segera beristirahat akan fatal adanya, bisa saja terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa atau materi sekali pun. Nah, untuk itu, jika dalam keadaan mengemudikan kendaraan sebaiknya istirahat secara berkala dan gunakan rest area untuk melepaskan lelah sejenak. Mengopi dahulu atau meregangkan otot, tidur sekejap pun dapat membantu tubuh kembali prima.

Sumber foto: Pexels.com

Postur tubuh menjadi kurang ideal
Menyetir kendaraan terlalu lama juga akan menyebabkan postur tubuh terganggu dan kurang ideal. Misalnya, pinggang yang sakit dan susah digerakkan, kram yang terjadi pada kaki, tangan yang pegal, serta leher yang sakit akibat konsen melihat ke depan jalanan. Gangguan ini bisa berakibat fatal juga jika tak segera diobati. Sebaiknya membawa minyak gosok saat menyetir atau meregangkan otot sambil olahraga kecil saat beristirahat di rest area.

Penglihatan terancam rusak
Konsentrasi saat mengemudikan kendaraan tak hanya pikiran yang bekerja, mata pun akan menjadi faktor utama dalam melihat situasi serta bekerja melihat semua yang ada di jalan raya. Tak pelak, mata menjadi organ penting yang harus kita jaga agar tidak kelelahan saat menyetir tersebut. Penglihatan yang diforsir dalam keadaan menyetir terlalu lama terancam akan rusak, untuk itu lakukan pemeriksaan berkala jika sedang rehat dan tidur sejenak jika sedang beristirahat saat berada di perjalanan untuk keselamatan berkendara.

Sumber foto: Pexels.com

Berat badan juga terancam naik
Nah, ini juga menjadi akibat terlalu lama menyetir. Level stres serta kelelahan akan berakibat tubuh tidak bergerak sama sekali dan penumpukan lemak juga tidak terbakar sempurna, akibatnya berat badan akan naik secara perlahan. Apalagi menyetir diselingi dengan mengemil bahkan menjadi ancaman utama obesitas, lho. Tetap waspada ya, guys!

Sebaiknya memang kita waspada dengan keadaan tubuh kita sendiri. Jika merasa lelah, segera istirahat. Jika lapar, segera makan. Pun saat menyetir kendaraan saat sudah tak mampu dan sangat cape, bisa minta tolong gantikan orang lain atau mampir ke rest area untuk beristirahat sejenak. Tubuhmu merupakan asetmu sendiri. Alarm tubuh akan menyala otomatis jika lelah melanda.

RF