Share It
Berita Unik & Terkini

Solusi Atasi Tembok Retak dan Berjamur
October 19, 2021

Solusi Atasi Tembok Retak dan Berjamur

Munculnya keretakan dan tumbuhnya jamur pada tembok rumah sering terjadi meskipun usia bangunan rumah masih terbilang muda dan kurang dari sepuluh tahun. Keretakan tersebut sebaiknya jangan dianggap sepele karena hal tersebut justru menunjukkan terdapat masalah yang cukup serius pada struktur bangunan rumah. Keretakan pada tembok dapat mengakibatkan kelembaban pada lapisan tembok sehingga memicu munculnya jamur pada tembok. Apabila hal tersebut terjadi maka sebaiknya segera diperbaiki agar tidak dibiarkan berlarut-larut. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dan diketahui apabila tembok rumah kita mengalami keretakan dan munculnya jamur.

Hal pertama yang harus diperhatikan yakni mengetahui apakah keretakan pada tembok tersebut telah mencapai bagian struktural seperti balok dan kolom. Tidak tertutup kemungkinan keretakannya ternyata hanya ada bagian temboknya saja. Apabila hanya pada bagian tembok maka bisa jadi keretakan tersebut akibat pemasangan bata yang kurang baik sehingga ikatan antar bata dan semen menjadi lepas. Sebaliknya, apabila keretakan ternyata hingga ke tengah tembok maka disarankan segera berkonsultasi dengan konsultan teknik sipil.

Sumber foto: bioindustries.co.id

Apabila kerusakannya hanya sedalam bagian plesteran maka kemungkinan diakibatkan oleh pelekatan semen dan batu bata yang sudah terlepas karena memuai dan menyusut. Biasanya hal tersebut diakibatkan oleh dinding yang sering terpapar perubahan suhu yang cukup ekstrim serta sering terpapar hujan yang cukup sering dan terus-menerus. Keretakan plesteran tersebut yang akhirnya menciptakan kelembaban masuk ke dalam tembok dan kemudian mengakibatkan jamur pada tembok.

Masalah keretakan dan munculnya jamur pada tembok tentunya sangat menganggu penghuni rumah karena menjadi merasa tidak aman dan nyaman. Tentu saja kedua masalah tersebut dapat diatasi dan memiliki solusi pemecahannya. Berikut merupakan tahapan dalam memperbaiki dan mengatasi tembok retak dan berjamur.

Membongkar plesteran lama
Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan hasil plesteran baru nantinya lebih merata. Pada sepanjang retakan akan terlihat plesteran yang terlepas dari batu bata. Lepaskan sampai yang tersisa hanya bagian plester yang masih kuat dan dalam keadaan baik. Pastikan saat membongkar plesteran lama tersebut kita sudah mengenakan pelindung masker dan sarung tangan plastik.

Plester ulang
Selanjutnya, kita melakukan plester ulang terhadap tembok yang retak dan berjamur tersebut. Sebelum melakukan plester ulang, pastikan campuran plesterannya sesuai dengan takaran. Jangan sampai terlalu encer maupun terlalu kental. Hal ini penting karena berpengaruh terhadap kekuatan dan kualitas plester tersebut. Kemudian plester sepanjang bagian tembok yang retak dan pastikan plesteran tersebut menempel dengan batu bata pada tembok. Jangan sampai ada celah yang terlewat saat proses plester ulang tembok berlangsung. Apabila sudah selesai, tunggulah hingga benar-benar kering sebelum kemudian masuk proses pengacian.

Pengacian
Proses pengacian dimulai dengan meratakan lapisan acian agar rata dengan tembok di sekitarnya. Kemudian kita tunggu hingga tembok benar-benar kering sebelum dicat kembali. Sebaiknya dalam melakukan pengacian tidak perlu dilakukan terburu-buru agar mendapatkan hasil yang rapi dan baik. Meskipun mungkin terlihat mudah, tapi pada kenyataannya tidak semua orang bisa melakukan pengacian.

Sumber foto: pexels.com

Pengecatan ulang
Apabila tembok sudah selesai diaci maka tahapan terakhirnya yakni melakukan pengecatan ulang. Disarankan untuk memakai cat dasar tahan air agar kelembaban tidak kembali menembus lapisan dalam tembok. Cat kembali tembok setelah kering agar tembok rumah dapat kembali terlihat bagus dan menarik tanpa adanya keretakan maupun jamur.

AI