Share It
Berita Unik & Terkini

Fakta yang Perlu Kamu Tahu dari Tugu Pahlawan Surabaya
November 13, 2021

Fakta yang Perlu Kamu Tahu dari Tugu Pahlawan Surabaya

Tidak hanya terkenal dengan kulinernya, tapi di Surabaya ada beberapa ikon unggulan yang selalu diincar oleh para wisatawan, seperti Monumen Sura dan Baya di depan Kebun Binatang Surabaya, Tugu Bambu runcing di Jalan Panglima Sudirman, Monumen Kapal Selam (Monkasel), Tugu Pahlawan, dan lainnya. Ikon paling penting dalam sejarah kota dan unggulan di Surabaya, yaitu Tugu Pahlawan.

Sejak dahulu Tugu Pahlawan menjadi monumen yang selalu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sana karena selain tugu ada beberapa hal menarik lain yang ada di sana, seperti museum, patung, dan benda bersejarah lain yang berada di kawasan Tugu Pahlawan. Selain itu, ada beberapa fakta lain yang tidak semua orang ketahui tentang Tugu Pahlawan,berikut ini beberapa fakta tersebut:

Tinggi Tugu Pahlawan memiliki makna tersendiri
Tugu Pahlawan yang memiliki tinggi 41,15 meter ini ternyata berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan lengkungan mengandung makna tanggal 10, bulan 11, dan tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia.

tugu pahlawan - sketsa tuguSumber foto: pinterest.com

Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia. Monumen Tugu Pahlawan menjadi pusat perhatian setiap tanggal 10 November mengenang peristiwa pada tahun 1945 ketika banyak pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan.

Memiliki museum pusat sejarah kota Surabaya
Di kawasan Tugu Pahlawan ada beberapa tempat yang dapat Anda kunjungi. Ketika masuk Anda akan disambut dengan berbagai macam pilar bertuliskan kalimat-kalimat pengobar semangat seperti “Merdeka ataoe Mati!” dan “Once & Forever The Indonesia Republic”. Selain pilar pengobar semangat terdapat beberapa patung yang berada di sebelah kiri Tugu Pahlawan sebelum masuk ke dalam museum. Patung tersebut merupakan beberapa tokoh penting di Surabaya seperti Gubernur Suryo, Doel Arnowo, dan Bung Tomo.

tugu pahlawan - doel arnowoSumber foto: ainunisnaeni.com

Selain patung, di beberapa sisi kompleks terdapat koleksi-koleksi senjata seperti Mortir 22 mm yang merupakan rampasan dari tentara Sekutu pada masa pertempuran 10 November 1945. Ada pula Meriam PSU 40 mm buatan Swedia yang juga merupakan rampasan dari Tentara Sekutu. Masih pada sisi yang sama, yaitu sisi kiri dari pintu masuk, pengunjung juga dapat melihat mobil bernomor polisi N 1708.A milik Bung Tomo dengan merek Opel Kapitan buatan Jerman yang sengaja diparkirkan di dalam kompleks ini.

Satu lagi fasilitas yang ada di Tugu Pahlawan, yaitu museum yang berada di bawah tanah Tugu Pahlawan sedalam 7 meter. Museum tersebut terdiri dari dua lantai yang difungsikan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang berjuang di Surabaya. Di museum ini terdapat foto-foto perjuangan, diorama, serta barang-barang yang terkait dengan zaman perjuangan dahulu. Museum ini diresmikan pada tanggal 19 Februari 2000 oleh Presiden K.H. Abdurrahman Wahid.

tugu pahlawan - museum sejarah surabaya
Sumber foto: bisniswisata.com

Makam Pahlawan Tak Dikenal
Konon, dalam kompleks ini terdapat makam pejuang yang gugur saat petempuran namun tak diketahui dengan pasti siapa sehingga dibuatlah pusara untuk mengenang pejuang ini. Ketika memasuki kompleks Monumen Tugu Pahlawan lewat pintu utama, makam ini dapat ditemukan dibalik Tugu Pahlawan.

Tugu Pahlawan berdiri di bekas lahan gedung Peradilan
Tugu Pahlawan berdiri di bekas reruntuhan gedung Kenpeitai zaman Jepang yang sebelumnya berdiri gedung Raad van Justitie (gedung Peradilan) pada zaman Nederlands Indie. Dahulu, gedung Kenpeitai yang merupakan markas polisi Jepang dijadikan tempat penahanan pejuang. Gedung ini pun juga menjadi saksi penderitaan para pejuang yang disiksa oleh Jepang, seperti Ir. Darmawan, seorang tokoh ludruk Durasim.

tugu pahlawan - gedung kenpetaiSumber foto: surabayastory.com

Tempat parade dan pertunjukan mengenang Hari Pahlawan
Parade yang diadakan, yaitu Parade Budaya dan Pawai Bunga yang dimulai dari Tugu Pahlawan kemudian berkeliling Kota Surabaya. Lalu, ada pertunjukkan Surabaya Membara, yaitu sebuah pertunjukkan yang menampilkan perjuangan arek-arek Suroboyo pada saat memertahankan kemerdekaan Indonesia. Pertunjukkan diadakan sekali setahun. Penonton yang menonton sangat banyak sehingga dapat dipastikan jalan di sekitar Tugu Pahlawan ditutup dan sangat padat.

Mengunjungi Tugu Pahlawan tak hanya memberikan ilmu dan wawasan baru tentang sejarah, tetapi juga menjadi bukti bahwa pertempuran 10 November benar-benar terjadi. Semangat tanpa henti berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari musuh merupakan salasatu hal dari sekian banyak hal-hal yang bisa kita ambil dari monumen ini.

RA