Share It
Berita Unik & Terkini

Gak Usah Diambil Hati, Begini Hadapi Teman Sensian
November 27, 2021

Gak Usah Diambil Hati, Begini Hadapi Teman Sensian

Teman dapat membuat suasana menjadi hidup, tetapi berteman memang banyak suka dan dukanya. Tak hanya kesenangan yang diraih bersama, pun keluh-kesah, pertikaian, bahkan sampai perselisihan yang pelik hingga permusuhan. Banyak sebenarnya langkah yang baik dalam membina pertemanan ini, tak hanya punya sikap pengertian saja, juga sikap tenggang rasa, saling menghargai, serta setia kawan. Apalagi manusia mempunyai sifat sensitif alias baperan alias selalu membawa perasaan. Lumrah saja terjadi dalam pergaulan pertemanan, tapi asal jangan berlebihan dan tak membuat kenyamanan pertemanan menjadi rusak.

Pada artikel kali ini, mari kita bahas soal teman yang sering sensitif ini dalam pergaulan pertemanan. Bagaimana cara menghadapi teman yang suka baper sehingga diri kamu juga tak boleh terbawa juga. Nah, solusinya ada di penjelasan berikut, yuk simak!

Jangan ikut sensi lagi
Jika teman kamu sedang sensian, sebaiknya kamu juga jangan terbawa baper jugalah. Biarkan teman Anda menyendiri dahulu. Setelah ia cooling down, ajaklah bicara dari hati-ke hati. Nah, ini gunanya teman saat teman kita ada sesuatu masalah, jangan sampai meninggalkannya terlalu jauh.

Sumber foto: Pexels.com

Jangan sungkan meminta maaf terlebih dahulu, ini baru keren deh
Jangan sungkan meminta maaf terlebih dahulu siapa tahu kamu yang menjadikannya dia sampai baper. Kata maaf merupakan jurus jitu untuk memperbaiki suasana hatinya. Terlebih lagi mempunyai teman yang baik hati, pastinya kamu tak ingin kehilangan dia, dong.

Jadilah pribadi yang bijak dan dewasa
Sebagai teman harus mempunyai jiwa yang bijak dan sikap yang dewasa. Menghadapi teman yang sensian juga bisa gampang-gampang susah, makanya sikapi dengan kepala yang dingin dan hati yang lapang. Jangan terbawa emosi apalagi sampai membawa perpecahan. Ingat, pertemanan mempunyai usia setidaknya harus dipanjangkan umurnya hingga kapan juga.

Jangan diambil hati, percuma bikin beban sendiri
Nah, benar sekali sikap yang pertama, yaitu jangan diambil hati. Sebagai teman, pasti kamu sudah mengenal betul sifat teman kamu tersebut. Namanya setiap saat bergaul, saling curhat, dan bertukar cerita setidaknya banyak sifat yang kamu sudah camkan. Jadi, jika teman kita baperan jangan masukkan ke hati, selalu ingat-ingat saja kebaikannya. Nanti juga akan kembali ke semula lagi. Dia hanya butuh untuk ditinggalkan sejenak untuk menyelesaikan kekalutannya.

Sumber foto: Pexels.com

Sabar memang kunci menghadapinya
Nah, yang terakhir dan paling utama adalah sabar. Kesabaran kamu merupakan kunci untuk mempertahankan hubungan pertemanan. Jika kamu juga yang sedang sensi, tentu saja kamu akan berharap agar teman bisa bersabar menghadapi kamu sendiri. Itulah kuncinya dalam pertemanan harus saling mengerti dan menghargai agar pertemanan juga langgeng dan abadi.

Berteman memang banyak suka dukanya. Tak semuanya dijalani dengan lurus-lurus saja penuh kesenangan. Bahkan konflik juga sering terasa namanya juga saling menyatukan pendapat yang berbeda. Bagaimana sudah paham, bukan? Yuk, buatlah pertemanan kita sehat! Jika ada yang sering tersinggung, baperan, atau sensian sudah tahu peran kita akan seperti apa dan bijak dalam menghadapinya. Bijaklah karena itu tanda kamu sudah dewasa.

RF