Share It
Berita Unik & Terkini

Fakta Unik di Balik Karakter Lucu Mr. Bean
November 30, 2021

Fakta Unik di Balik Karakter Lucu Mr. Bean

Berawal dari sketsa komedi di universitas
Rowan Atkinson mulai mengembangkan karakter Mr. Bean pada akhir tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an saat berkuliah master bidang teknik listrik di Universitas Oxford. Pada semester pertama kuliahnya, Rowan Atkinson diminta untuk membuat sebuah sketsa komedi dalam pertunjukan di Oxford Playhouse. Akhirnya terciptalah karakter awal Mr. Bean yang ternyata sangat digemari di kalangan mahasiswa Oxford saat itu.

Asal-usul nama Mr. Bean
Awalnya karakter Mr. Bean akan dipanggil sebagai Mr. White, tetapi akhirnya disepakati namanya diganti dengan nama-nama jenis sayuran agar terdengar lucu dan unik. Salasatu nama yang sempat dipertimbangkan dengan serius, yakni Mr. Cauliflower, sebelum akhirnya disepakati memakai nama Mr. Bean. Bean sendiri jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya kacang.

Hanya diproduksi 14 episode
Serial televisi Mr. Bean sangat populer dan digemari. Sayangnya, serial televisi ini hanya diproduksi sebanyak 14 episode padahal sukses secara komersil. Selain serial televisi, karakter Mr. Bean juga muncul dalam dua film layar lebar, serial animasi televisi, video game, dan beberapa buku.

Sumber foto: throwbacks.com

Tayang hampir di 200 negara seluruh dunia
Hingga saat ini, serial televisi Mr. Bean sudah ditayangkan di hampir 200 negara di seluruh dunia. Hal inilah yang membuat Rowan Atkinson sangat populer. Minimnya dialog yang diucapkan dalam serial tersebut menjadikannya sebagai tayangan yang universal karena mudah dipahami dari gerak-gerik perilaku Mr. Bean tanpa harus pusing memikirkan arti terjemahannya.

Hasil pengembangan Rowan Atkinson dan Richard Curtis
Selain Rowan Atkinson, terdapat satu orang lainnya yang berjasa membantu mengembangkan karakter Mr. Bean. Orang tersebut, yakni Richard Curtis yang kini dikenal sebagai penulis, sutradara, dan produser. Richard Curtis dan Rowan Atkinson sempat berkolaborasi di Not the Nine O'Clock News dan Blackadder, sebelum Mr. Bean tayang di televisi. Karir Richard Curtis semakin cemerlang saat dirinya dipercaya menjadi penulis sejumlah skenario film terkenal, seperti Four Weddings and a Funeral, Notting Hill, dan Bridget Jones's Diary.

Rowan Atkinson berhenti memerankan Mr. Bean tahun 2012
Dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph pada bulan November 2012, Atkinson mengakui bahwa waktu Mr. Bean akan segera berakhir. Atkinson mengakui dirinya yang semakin tua membuatnya merasa tidak terlalu nyaman untuk memerankan karakter Mr. Bean. Meskipun Atkinson mengaku tidak akan memerankan kembali karakter ikonik tersebut, tetapi pada 13 Maret 2015 dirilis sketsa terbaru Mr. Bean yang berjudul The Funeral. Sketsa tersebut dirilis khusus untuk merayakan Comic Relief sekaligus memperingati ulang tahun Mr. Bean ke-25.

Sumber foto: bleacherreport.com

Tampil di Olimpiade
Salasatu penampilan tidak terlupakan Mr. Bean, yakni ketika tampil secara khusus dalam upacara pembukaan Olimpiade London 2012. Mr. Bean secara mengejutkan muncul bersama kelompok musik orkestra membawakan musik theme film Chariots of Fire yang legendaris. Penampilan tersebut tentu saja mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang terdiri dari undangan, masyarakat umum, serta kontingen atlet dari seluruh dunia.

AI