Share It
Berita Unik & Terkini

Michael Collins, Astronot Apollo 11 yang Terlupakan
December 4, 2021

Michael Collins, Astronot Apollo 11 yang Terlupakan

Semua orang di dunia pasti mengetahui peristiwa pendaratan pertama manusia di bulan pada 20 Juli 1969. Melalui misi Apollo 11, badan antariksa Amerika Serikat atau NASA mencatat sejarah besar dalam peradaban umat manusia. Sejarah akan selalu mencatat Neil Armstrong sebagai manusia pertama yang berhasil menginjakkan kakinya di permukaan bulan. Selain Neil Armstrong, personil Apollo 11 lainnya, Edwin Buzz Aldrin juga turut menginjakkan kaki di bulan pada 20 Juli 1969. Nama keduanya pun menjadi pembicaraan banyak orang di seluruh dunia hingga saat ini.

Sebenarnya personil misi Apollo 11 bukan hanya Neil Armstrong dan Buzz Aldrin. Terdapat satu orang personil lagi yang namanya agak jarang disebut bahkan kurang dikenal. Orang tersebut, yakni Michael Collins. Pada saat Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mencatat sejarah dan mendarat di bulan, Michael Collins justru tetap berada pada modul Apollo 11 yang melayang di atas orbit bulan mengawasi dan melaporkan aktivitas kedua rekannya di bulan kepada stasiun pengendali NASA yang berada di bumi.

Sumber foto: nl.usembassy.gov

Meskipun dirinya tidak pernah sekalipun menginjakkan kakinya di bulan, tetapi keikutsertaan Michael Collins dalam misi Apollo 11 tersebut membuat dirinya tercatat dalam sejarah umat manusia dengan tinta emas. Misi Apollo 11 sendiri dianggap sebagai salasatu misi antariksa tersukses sepanjang sejarah dan bahkan dianggap sebagai salasatu peristiwa terbesar umat manusia pada abad ke-20.

Michael Collins sendiri sebenarnya memiliki latar belakang militer. Michael Collins lulus dari akademi militer angkatan udara Amerika Serikat tahun 1952 dan sempat dipercaya menerbangkan pesawat tempur F-86 Sabre di Pangkalan Udara Chambley-Bussières, Perancis. Michael Collins kemudian diterima di Sekolah Pilot Uji Penerbangan Eksperimental Angkatan Udara AS di Pangkalan Angkatan Udara Edwards pada tahun 1960. Sejak saat itulah Michael Collins terlibat dalam berbagai proyek NASA.

Pria kelahiran 31 Oktober 1930 tersebut terpilih sebagai bagian dari kelompok ketiga NASA yang terdiri dari 14 astronot pada tahun 1963. Sepanjang karirnya bersama NASA, Michael Collins sudah menjalankan misi terbang di luar angkasa sebanyak dua kali. Penerbangan luar angkasa pertamanya, yakni misi Gemini 10 pada tahun 1966. Pada misi tersebut Michael Collins dan John Young melakukan pertemuan orbit dengan dua pesawat ruang angkasa dan melakukan dua kegiatan ekstravehicular (EVA) atau kegiatan berjalan di luar angkasa (spacewalks).

Keberhasilan misi Apollo 11 membuat ketiga personilnya menjadi selebriti dunia. Mereka mengunjungi banyak negara di dunia untuk menceritakan pengalamannya menjalankan misi Apollo 11 yang bersejarah tersebut. Michael Collins sendiri pensiun dari NASA pada tahun 1970. Usai tidak bertugas di NASA, Michael Collins masih terdaftar dalam komponen tentara cadangan angkatan udara Amerika Serikat sebelum benar-benar resmi pensiun tahun 1982 dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal bintang dua.

Sumber foto: economictimes.indiatimes.com

Beberapa jabatan yang pernah dipegang Michael Collins pascapensiun dari NASA, antara lain asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Publik, Direktur National Air and Space Museum, dan wakil sekretaris Smithsonian Institution. Michael Collins juga sempat menjabat sebagai wakil presiden LTV Aerospace.

Semasa hidupnya, Michael Collins sempat dianugerahi penghargaan Presidential Medal of Freedom pada tahun 1969 dan penghargaan Congressional Gold Medal pada tahun 2011. Michael Collins meninggal dunia karena kanker di Naples, Florida, pada 28 April 2021 dalam usia 90 tahun.

AI