Share It
Berita Unik & Terkini

Siapakah Sosok Klaus Barbie Nazi yang Terkenal di Perancis?
January 17, 2022

Siapakah Sosok Klaus Barbie Nazi yang Terkenal di Perancis?

Apabila kita mendengar nama Klaus Barbie mungkin pikiran kita langsung berasumsi bahwa orang tersebut adalah pencipta mainan boneka Barbie yang lucu, menggemaskan, dan terkenal di kalangan anak-anak perempuan di seluruh dunia. Jangan salah, ternyata Klaus Barbie tidak ada kaitannya sama sekali dengan boneka Barbie. Klaus Barbie justru dikenal reputasinya sebagai salasatu tokoh Nazi Jerman pada Perang Dunia II yang sangat kejam.

Pria bernama lengkap Nikolaus Barbie tersebut lahir di Godesberg, Jerman, pada 25 Oktober 1913. Ia mulai bergabung dengan SS Nazi Jerman pada 26 September 1936 saat dirinya masih berusia 22 tahun. Salasatu alasan Klaus Barbie bergabung dengan organisasi di bawah partai Nazi Jerman tersebut karena dirinya gagal masuk universitas setelah ayahnya meninggal dunia. Klaus Barbie cukup aktif dalam kegiatan organisasi hingga kemudian dipercaya bergabung dalam unit intelijen dan keamanan SS. Karir Klaus Barbie akhirnya semakin melesat dan mulai dikenal di kalangan petinggi SS Nazi Jerman.

Pada saat awal Nazi Jerman mulai menginvasi Eropa, Klaus Barbie sempat dikirim ke Belanda untuk menangani kelompok Yahudi dan Freemason di negara tersebut. Sikapnya yang tegas dan tidak mengenal kompromi membuat kagum para petinggi Nazi sehingga pada November 1942 menunjuknya sebagai Kepala Gestapo di Lyon, Perancis, yang saat itu sudah dikuasai pasukan Nazi Jerman. Gestapo sendiri merupakan unit polisi rahasia Nazi Jerman yang sangat ditakuti selama Perang Dunia II.

Sumber foto: historynet.com

Pada masa-masa inilah Klaus Barbie dijuluki sebagai Butcher of Lyon atau pembantai dari Lyon. Klaus Barbie dan anak buahnya diketahui seringkali menyiksa dengan kejam para tahanan khususnya anggota perlawanan nasional Perancis yang tertangkap oleh pasukan Nazi Jerman maupun oleh Gestapo. Klaus Barbie diperkirakan terlibat dalam kematian 14.000 orang selama dirinya menjabat sebagai Kepala Gestapo di Lyon. Klaus Barbie juga sempat memerintahkan pengiriman sejumlah tahanan Yahudi Perancis ke kamp konsentrasi maut Auschwitz di Polandia.

Pada saat Nazi Jerman kalah perang dan menyerah pada tahun 1945, Klaus Barbie memilih untuk bersembunyi dari kejaran pasukan Sekutu pimpinan Amerika Serikat dan pasukan Uni Soviet. Klaus Barbie diam-diam berhasil bernegosiasi dengan pasukan Amerika Serikat agar dirinya tidak ditangkap. Pihak militer Amerika Serikat sendiri menganggap Klaus Barbie merupakan aset yang berharga. Klaus Barbie kemudian ditunjuk menjadi mata-mata Amerika Serikat dan introgator tahanan handal yang membawahi wilayah Jerman bagian barat dan timur serta Perancis.

Sayangnya, masa lalu Klaus Barbie akhirnya diketahui oleh pihak Perancis yang kemudian meminta Amerika Serikat menyerahkan dirinya untuk diadili atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukannya di Lyon. Bukannya menyerahkan, Klaus Barbie malah dibantu militer Amerika Serikat untuk melarikan diri. Militer Amerika Serikat bahkan memberinya identitas baru sebagai Klaus Altmann agar terhindar dari kejaran pihak Perancis. Klaus Barbie ditemani oleh istri dan dua anaknya yang masih kecil awalnya tinggal di Argentina, tetapi kemudian memilih pindah ke Bolivia yang dirasa lebih aman.

Selama di Bolivia, Klaus Barbie dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Kendati demikian, banyak pihak menduga keberadaan Klaus Barbie dan keluarganya dilindungi oleh pemerintahan diktator militer yang saat itu berkuasa. Klaus Barbie diduga secara diam-diam menjadi rekanan sekaligus penasehat khusus bagi militer dan intelijen Bolivia.

Kejatuhan pemerintahan diktator militer Bolivia oleh perlawanan masyarakat sipil pada tahun 1982 turut berdampak pada nasib Klaus Barbie. Ia tidak lagi mendapatkan perlindungan dan pemerintahan Bolivia yang baru malah menangkap dan mengekstradisinya ke Perancis untuk diadili pada tahun 1983. Klaus Barbie mengaku dirinya tidak pernah menyangka akan kembali ke Perancis untuk menjalani persidangan.

Sumber foto: expressnews.com

Persidangan Klaus Barbie baru digelar pada tahun 1986. Dalam persidangan yang berlangsung hampir selama setahun tersebut, Klaus Barbie dinyatakan bersalah atas kejahatan melawan kemanusiaan. Hakim memberinya vonis hukuman penjara seumur hidup atas kesalahannya tersebut. Klaus Barbie sendiri meninggal dunia di fasilitas rumah sakit penjara Lyon pada 25 September 1991 karena menderita penyakit kanker. Klaus Barbie meninggal dunia dalam usia 77 tahun.

AI