Share It
Berita Unik & Terkini

Jacob Cass, Bule Amerika Kolektor Foto Sejarah Indonesia
January 19, 2022

Jacob Cass, Bule Amerika Kolektor Foto Sejarah Indonesia

Jacob Cass adalah warga negara Amerika Serikat yang berdomisili di ibukota Amerika Serikat, Washington D.C. Jacob Cass memiliki hobi yang terbilang unik bahkan luar biasa, yakni mengumpulkan foto-foto sejarah Indonesia yang langka. Pada awalnya, Jacob Cass hanya membeli foto lama Presiden Soekarno untuk koleksi pribadinya karena dianggap menarik.

Dirinya tidak menyangka ketika foto Presiden Soekarno miliknya tersebut ditunjukkan kepada sejumlah kenalannya yang merupakan warga Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat, mereka mengatakan belum pernah melihat foto tersebut sebelumnya. Sejak itulah Jacob Cass mulai mengumpulkan foto-foto lama sejarah Indonesia yang cukup langka.

Jacob Cass mendapatkan foto-foto tersebut dengan membelinya dari sejumlah kantor media dan berita yang sudah tutup dan bangkrut karena tergerus kemajuan media era digital. Foto-foto tersebut merupakan arsip hasil foto cetakan asli pertama yang sebelumnya dimiliki oleh beberapa sumber resmi di Amerika Serikat dan Eropa, seperti Associated Press, UPI, dan ACME.

Jacob Cass mengaku dirinya tidak memiliki hak cipta atas foto-fotonya tersebut, tetapi sebagai pembeli dirinya merupakan pemilik resmi dari hasil cetakan pertama foto aslinya. Jacob Cass mengatakan salasatu foto miliknya yang terkenal dan beredar luas di internet, yakni foto proses eksekusi mati Letkol Untung Syamsuri, pelaku utama peristiwa G30S/PKI. Sebelumnya, foto tersebut tidak pernah beredar di internet, tetapi setelah Jacob Cass memunculkannya di internet foto tersebut menjadi viral dan bisa dilihat hingga saat ini. Ia mengaku tidak menduga foto eksekusi tersebut menjadi viral meskipun dirinya sedikit kecewa dirinya selaku pemilik foto aslinya tidak pernah dicantumkan sebagai sumber pemilik foto.

Sumber foto: Jacob Cass

Selain foto-foto sejarah Indonesia, Jacob Cass memiliki koleksi yang menurutnya paling berharga, yakni berkas dokumen cetakan asli Peralihan Kedaulatan Indonesia dari Kerajaan Belanda kepada bangsa Indonesia yang berlangsung di Den Haag, Belanda, pada 27 Desember 1949. Berkas dokumen yang sudah dijilid khusus tersebut merupakan kumpulan dokumen asli dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan buku protokol yang lengkap.

Berkas bersejarah tersebut tidak ditandatangani karena merupakan dokumen Belanda untuk dikirim ke wilayah kekuasaan Belanda lainnya (seperti Suriname) karena mereka seharusnya mendapatkan satu set dokumen yang ditandatangani, tetapi tidak memerlukan buku protokol atau dokumen dalam bahasa lain. Jacob Cass mendapatkannya secara tidak sengaja di toko barang antik online internasional.

Buku tersebut sebenarnya tidak pernah dijual bebas karena merupakan bagian dari dokumen resmi. Menurut Jacob Cass, ini merupakan satu-satunya salinan yang diketahui oleh publik dari dokumen yang ditandatangani dan kini disimpan di museum Belanda maupun arsip resmi pemerintah Indonesia. Nilai historis dokumen tersebut menjadikannya koleksi paling berharga.

Hobi mengumpulkan foto-foto bersejarah Indonesia tersebut terus berlanjut. Jacob Cass memperkirakan jumlah koleksinya hingga saat ini mencapai 500 hingga 1000 foto. Menariknya, Jacob Cass membagikan foto-foto langka miliknya tersebut melalui akun Instagram miliknya, yakni koleksi_sejarah_indo yang memiliki jumlah pengikut lebih dari 13.000 followers.

Sumber foto: Jacob Cass

Menurutnya, masyarakat Indonesia berhak mengetahui sejarah dan peristiwa yang diabadikan dalam koleksi foto langka miliknya. Sebagian besar followers-nya bahkan memuji Jacob Cass yang mau membagikan foto-foto langka dan bersejarah miliknya tersebut karena ternyata banyak foto-foto sejarah Indonesia yang tidak diketahui masyarakat Indonesia sebelumnya. Jacob Cass sangat mengapresiasi respon positif dari upayanya memposting koleksi-koleksi foto bersejarah miliknya.

Indonesia sendiri tidak asing bagi dirinya. Jacob Cass kali pertama mengunjungi Indonesia pada tahun 2013. Jacob Cass mengaku sangat mencintai Indonesia baik dalam hal kebudayaan, sejarah, dan makanannya. Jacob Cass bahkan menganggap orang Indonesia merupakan orang paling ramah di dunia. Bahkan pria kelahiran 21 Agustus 1984 yang mengaku mengagumi sosok Bung Hatta tersebut memiliki istri asal Indonesia bernama Annessa. Anak mereka pun memiliki nama Troy Indra.

Jacob Coss berencana mengunjungi Indonesia secepatnya setelah pandemi Covid-19 berakhir dengan mengajak istri dan anaknya. Lucunya, Jacob Cass mengaku dirinya lebih menyukai tampilan terminal 1 dan terminal 2 dibanding terminal 3 bandara Soekarno-Hatta yang baru. Menurut penyuka rendang dan nasi goreng ini, tampilan terminal 1 dan 2 bandara Soekarno-Hatta, meski terlihat ketinggalan zaman, tetapi lebih menunjukkan suasana kearifan lokal Indonesia dibanding terminal 3 yang menurutnya terlalu modern. Kendati demikian, Jacob Cass bangga Indonesia kini memiliki terminal 3 seperti layaknya bandara modern lainnya di kota-kota besar dunia.

AI