Share It
Berita Unik & Terkini

Indonesia Bersiap Memasuki Layanan Siaran TV Digital
May 17, 2022

Indonesia Bersiap Memasuki Layanan Siaran TV Digital

Proses penghentian siaran TV analog dan beralih ke siaran TV digital dilakukan dalam tiga tahap. Setelah Analog Switch Off (ASO) Tahap 1 dilakukan 30 April 2022, siap-siap ASO Tahap 2 dilakukan paling lambat 25 Agustus 2022.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) beserta para penyelenggara multipleksing (mux) akan melakukan digitalisasi penyiaran Indonesia, yang mana siaran analog sudah mengudara lebih dari 60 tahun.

Jadwal dan tahapan ASO sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.


Aturan tersebut turunan dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, proses peralihan siaran televisi analog ke digital telah ditetapkan pada 2 November 2022 sebagai batas terakhir.


Sumber foto: pexels.com

Pada ASO Tahap 1 dari yang direncanakan 166 kabupaten/kota, baru diimplementasikan di empat wilayah siaran di delapan kabupaten/kota. Sementara sisanya terus dikejar.

"Kami bekerja dalam satu koordinasi yang baik agar jika ada masalah di lapangan segera dapat diatasi, termasuk dengan distribusi set top box (STB)-nya. Kominfo memonitor dari waktu-waktu agar ASO di 8 kota ini menjadi contoh yang baik untuk nanti dilakukan di multiple ASO berikutnya atau tahapan ganda di ASO berikutnya," ujar Menkominfo Johnny G Plate beberapa waktu lalu.

Bila mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan, maka saat ini memasuki persiapan penghentian siaran TV analog jilid kedua yang paling lambat pada 25 Agustus 2022.

Pada ASO Tahap 2 ini mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota. Rata-rata migrasi TV analog ke digital di tahap ini berada di kota-kota besar, seperti Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, termasuk wilayah Jabodetabek.

Khusus wilayah Jabodetabek tersebut masuk ke dalam wilayah siaran DKI Jakarta, yang terdiri dari Kep Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.


Wilayah yang akan dimatikan siaran TV analog akan semakin meluas, termasuk di Jabodetabek. Meski akan dilakukan paling lambat 25 Agustus 2022, siaran TV digital sudah bisa dijajal dari sekarang.
Hal ini berkat adanya siaran simulcast yang dipancarkan para stasiun televisi. Siaran simulcast adalah siaran TV analog dan siaran TV digital yang dilakukan secara bersamaan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan warga di wilayah Analog Switch Off (ASO) Tahap 2 bisa merasakan siaran TV digital.

"Sudah tersedia siaran simulcast," ujar Direktur Pengembangan Pitalebar Kementerian Kominfo, Marvels Situmorang, Kamis (12/5/2022).

Tak hanya di wilayah ASO Tahap 1 maupun ASO Tahap 2, Marvels menyebutkan hampir di semua ibu kota provinsi di Indonesia dapat menjajal pengganti siaran TV analog tersebut.

"Iya, sudah bisa di hampir semua ibu kota provinsi," ucapnya.

Kominfo beserta para penyelenggara multipleksing (mux) akan melakukan digitalisasi penyiaran Indonesia, yang mana siaran analog sudah mengudara lebih dari 60 tahun.


Sumber foto: pexels.com

Jadwal dan tahapan ASO sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.

Aturan tersebut turunan dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, proses peralihan siaran televisi analog ke digital telah ditetapkan pada 2 November 2022 sebagai batas terakhir.

Pada ASO Tahap 2 ini mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota. Rata-rata migrasi TV analog ke digital di tahap ini berada di kota-kota besar, seperti Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, termasuk wilayah Jabodetabek.

Khusus wilayah Jabodetabek tersebut masuk ke dalam wilayah siaran DKI Jakarta, yang terdiri dari Kep Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.