Share It
Berita Unik & Terkini

Kopi, Minuman yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja
June 3, 2022

Kopi, Minuman yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja

Sejarah awal penemuan kopi hingga akhirnya dipakai sebagai minuman, berawal dari hutan kopi kuno di dataran tinggi Ethiopia berabad-abad lalu. Dilansir berbagai sumber, penggembala kambing bernama Kaldi, pertama kali menemukan buah kopi saat sedang menggembala.

Dia memperhatikan setelah memakan "buah beri" dari pohon itu, kambingnya menjadi sangat energik. Kaldi lantas mengantongi buah itu, bergegas pulang untuk memberi tahu istrinya. Istrinya pun takjub. Dia menyebut temuan buah kopi itu sebagai "kiriman dari surga." Atas saran istrinya, Kaldi pun memberikan buah itu kepada biarawan setempat.

Dari biarawan itu akhirnya kopi dikenal orang setempat. Dilansir NCA USA, kisah itu tidak muncul secara tertulis. Jadi sulit untuk mengetahui kebenaran kisah itu. Meski begitu, orang-orang percaya bahwa penanaman kopi dimulai di Ethiopia.


Sumber foto: pexels.com

Dilansir The Spruce Eats, mistikus sufi Yaman Ghothul Akbar Nooruddin Abu al-Hasan al-Shadhili sedang melakukan perjalanan melalui Ethiopia. Dia bertemu dengan beberapa burung yang sangat energik. Burung tersebut memakan buah tanaman kopi.

Dia memutuskan untuk mencoba buah beri ini dan menemukan bahwa kopi membuatnya lebih energik dan tak lelah lagi. Bukti paling awal dipercaya bahwa kopi berasal dari Ethiopia. Kopi sampai ke Yaman karena impor.

Pada abad ke-15, kopi ditanam di distrik Yaman. Lalu pada abad ke-16 dikenal di Persia, Mesir, Suriah, dan Turki. Kopi tidak hanya dinikmati di rumah, tetapi juga di kedai kopi umum di kota-kota di Timur Dekat atau Asia Barat Daya. Pengetahuan tentang kopi dan kebiasaan minum kopi dari Arab ini mulai menyebar, bersamaan dengan ribuan peziarah yang mengunjungi kota suci Mekah setiap tahun dari seluruh dunia.


Sumber foto: pexels.com

Pelancong asal Eropa yang datang ke Timur Dekat membawa cerita tentang minuman hitam pekat ini ke negara asal mereka. Pada abad ke-17, kopi telah masuk ke Eropa dan menjadi populer di seluruh benua. Kopi mulai menggantikan minuman favorit orang Eropa yaitu bir dan anggur.

Kopi diminum saat sarapan untuk memulai hari. Baca juga: Perubahan Iklim Bisa Sebabkan Rasa Kopi Berbeda Permintaan minuman kopi terus meningkat, terjadi persaingan ketat untuk menanam kopi di luar Arab. Belanda akhirnya mendapatkan bibit kopi pada paruh kedua abad ke-17.

Mereka mencoba menanam kopi di India, tapi gagal, dan mereka mencoba kembali menanam kopi di Batavia atau Jawa, Indonesia. Tanaman kopi tumbuh subur di tanah Jawa. Belanda mulai memproduksi kopi secara produktif dan berkembang, termasuk di Sumatra dan Sulawesi.