Share It
Berita Unik & Terkini

Tips Cerdas Beli Gadget Bekas, Sepele Tapi Penting!
September 15, 2022

Tips Cerdas Beli Gadget Bekas, Sepele Tapi Penting!

HP sudah lemot, layar pecah, dan ketinggalan zaman banget. Lihat kantong, ternyata uang terbatas, tabungan pun sudah hampir habis. Salah satu jalan keluar yang bisa kamu pilih adalah membeli HP second atau bekas. Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, lho. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Harganya lebih murah
2. Kamu mungkin tidak terlalu membutuhkan HP yang masih baru dan HP bekas sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhanmu
3. Harga jual kembali tidak terlalu jatuh
4. Kamu bisa ganti lagi saat bosan

Membeli gadget bekas bisa jadi pilhan terbijak bagimu. Coba pikir: kenapa harus beli barang baru kalau gadgetnya cuma akan kamu pakai beberapa bulan? Kenapa juga harus beli baru kalau dalam beberapa bulan harga produk bekasnya udah murah banget? Yuk, simak beberapa tips cerdas beli gadget bekas berikut ini!

1. Tahu Apa Yang Kamu Beli
Sekedar tahu kamu mau beli laptop, ponsel pintar, atau kamera aja gak cukup. Kamu juga harus tahu merek laptop apa yang kamu incar, kamera dengan lensa apa yang kamu inginkan, atau prosesor apa yang kamu harapkan ada dalam ponsel pintarmu. “Kenapa aku harus menggunakan gadget ini?” Apakah buat bekerja, mendesain, mengetik, atau sekedar buat fun?.

2. Survey Harga
Banyak outlet yang bisa memberikanmu gambaran harga sebuah produk yang adil. Misalnya, kamu bisa buka gsmarena.com, bhinneka.com, dll. Di sana sudah terdapat tinjauan, spesifikasi dan harga gadget-gadget yang kamu incar. Setelah tahu harga barunya berapa sekarang kamu punya modal buat terjun ke pasar gadget bakas.

3. Cari Penjual Yang Reputable
Agar terhindar dari kemungkinan kecewa karena barang jelek, kamu harus temukan penjual yang punya reputasi bagus di kalangan penikmat gadget. Yang teliti: jangan langsung percaya pada label recommended seller. Baca dulu komentar dan testimoni pembeli sebelumnya soal penjual ini. Kamu juga punya pilihan buat beli di toko yang punya bangunan fisik seperti toko komputer atau toko yang emang mengkhususkan diri menjual gadget bekas.


Sumber foto: Harapan Rakyat

4. Ketemu Langsung, Kalau Bisa
Jual-beli secara online memang lebih praktis dan mudah. Tapi jika kamu ingin mendapat kepuasan, bertemulah langsung dengan si penjual. Foto-foto barang yang bagus bukan jaminan bahwa benda itu nantinya akan memuaskan kamu. Ketika sampai di rumahmu, barang itu bisa aja bikin kamu kecewa. Kamu bisa tertipu barang cacat atau palsu. Bahkan ada juga barang yang sudah dibayar sesuai kesepakatan tapi akhirnya tidak dikirim.

5. Pastikan Itu Bukan Barang Curian
Inilah keuntungan lain kalau kamu bertatap muka dengan penjual secara langsung. Kamu lebih mudah menilai apa orang itu menjual barang curian, atau terpaksa melepas gadget kesayangannya sendiri karena emang lagi butuh duit. Barang curian biasanya dijual dengan harga yang murah banget. Untuk itu, jika kamu menemukan sebuah gadget yang dijual murah, selidiki alasannya. Jika yang dijual adalah ponsel, kamu bisa meminta nomor IMEI barang dan memeriksa keabsahannya di sini.

6. Nego Awal
Sebelum bertemu empat mata dengan penjual, negosiasikan dahulu harganya berdasarkan survey yang udah kamu lakukan sebelumnya. Nego awal ini bisa dilakukan via telepon, SMS, atau online. Sampaikan bahwa nantinya kamu ingin memeriksa gadgetnya secara menyeluruh. Kalau perlu, tes kemampuan gadget itu sekalian. Jika penjual menolak syarat yang kamu ajukan itu, ada kemungkinan dia cuma mau menipu kamu. Tapi jika dia bersedia memperlihatkan kekurangan yang dimiliki gadget-nya, berarti bisa jadi dia jujur. Semakin detil yang dia perlihatkan, semakin baik. Kamu jadi punya lebih banyak informasi tentang berapa harga sebenarnya yang pantas kamu bayarkan. Lecet-lecet halus pada gadget mungkin gak akan menurunkan harganya. Namun kalau ada lecet di layar atau lensa, kamu boleh minta potongan harga.

7. Memeriksa Ponsel Bekas
Terapkan langkah-langkah inspeksi berikut:

1. Bawa berbagai perlengkapan ketika kamu mau kopi darat dengan si penjual: charger yang kompetibel dengan ponselnya (bisa pinjem sama teman); laptop; SIM card, microSIM atau nanoSIM sesuai jenis ponsel; headphone; microSD card (menyesuaikan ponselnya).

2. Periksa ponsel dengan seksama. Apakah ada kerusakan? Dan jika ada, apakah masih bisa diperbaiki? Lihat apakah ada penyok dan goresan baik pada body maupun layar. Periksa semua soket colokan — pastikan gak ada karat atau kotor. Jika lensa yang kamu beli berkamera, pastikan gak ada goresan pada lensanya.


Sumber foto: Ulasku.com

3. Apakah ponsel pernah terendam air? Kamu bisa melihat dengan kasat mata jika ponsel udah pernah kerendam/terpercik air. Pertama: lihat soket pengisian baterai. Jika tembaganya mengalami korosi hingga bewarna hijau kebiruan, soket itu mungkin sudah pernah terkena cairan. Batalkan transaksi jika kamu menemui bekas air pada baterai. Caranya memastikannya: lepaskan baterai dari tempatnya. Di sebelah tembaga konektor baterai ada semacam kertas putih kecil berbentuk persegi. Kertas ini akan berubah menjadi pink atau merah jika terkena air. Di salah satu sudut bagian dalam ponsel juga terdapat kertas semacam ini. Pastikan warnanya masih putih. Jika kamu membeli ponsel unibody yang baterainya gak bisa dicopot, tanda bekas air biasanya ada di tempat memasukkan SIM card. Lebih baik, cari tahu posisi pastinya di Google.

Gimana, tertarik untuk membeli HP bekas? Kamu tetap harus jeli dan jangan ragu untuk menanyakan defect dari HP yang akan kamu beli. Semoga bermanfaat.