Share It
Berita Unik & Terkini

5 Keunggulan Isi Angin Ban Kendaraan dengan Nitrogen, Jarang Diketahui Banyak Orang
September 25, 2022

5 Keunggulan Isi Angin Ban Kendaraan dengan Nitrogen, Jarang Diketahui Banyak Orang

Saat ini pemilik kendaraan bermotor punya beberapa pilihan angin untuk ban kendaraan mereka. Selain ada angin oksigen biasa, ada pula angin dari nitrogen yang bisa dipilih. Dari dua pilihan tersebut banyak yang mengatakan bahwa mengisi ban dengan nitrogen lebih bagus dari angin biasa (oksigen), benarkah demikian? Pendapat bahwa nitrogen disebut lebih baik untuk ban kendaraan ternyata benar. Kenapa demikian? Nitrogen lebih bagus dibandungkan angin biasa karena tidak mudah keluar dari karet ban. Tidak seperti gas oksigen yang mudah keluar dari ban walaupun hanya sedikit demi sedikit. Udara bebas yang kita hirup selama ini sebenarnya ada nitrogennya, namun ada juga oksigen. Oksigen diketahui punya pori-pori lebih kecil ketimbang pori-pori karet ban. Sehingga jika kita biarkan saja selama seminggu misalnya, oksigen akan keluar. Nah, buatmu yang masih pakai angin biasa untuk mengisi tekanan ban, sepertinya harus mulai beralih ke nitrogen. Sebab, beberapa keunggulan ini cuma bisa kamu dapatkan kalau ban kendaraanmu diisi pakai nitrogen.

1. Molekul nitrogen yang lebih besar membuat ban jadi nggak cepat kempis
Nitrogen memiliki molekul yang kuat dan nggak mudah terkontaminasi, bahkan di saat panas sekalipun. Jadi, meski kendaraan berada di bawah sinar matahari yang terik, tekanan angin dalam ban nggak akan mengalami penguapan.

2. Tarikan makin mantap berkat molekul nitrogen yang padat
Kepadatan molekul nitrogen yang padat membuat ban jadi lebih stabil, sehingga pengendalian kendaraan pun jadi lebih enak sekalipun kamu harus ngebut. Nggak perlu takut capek, tarikan kendaraan tetap ringan kok.

3. Karena bebas dari kandungan air, ban dan velg jadi nggak mudah berkarat
Beda dengan angin biasa, nitrogen nggak mengandung air yang bisa menimbulkan embun pada velg ban. Padahal, titik-titik air yang dibiarkan terlalu dalam dalam velg bisa menimbulkan korosi. Nggak hanya itu, kandungan air dalam angin biasa juga bisa memicu reaksi kimia yang bikin ban jadi lebih berat.


Sumber foto: Fastnlow.net

4. Ban yang diisi nitrogen juga jauh lebih awet dari segi bentuk dan ukurannya
Beda dengan angin biasa, kestabilan nitrogen cukup bisa diandalkan untuk membuat ban lebih tahan lama. Tekanan angin yang stabil dan cukup padat membuat ban jadi nggak cepat aus.

5. Grip atau daya cengkram ban terhadap aspal juga jadi lebih baik lo!
Kestabilan kendaraan yang baik pun membuat daya cengkram ban jadi lebih optimal, berkendara pun jadi lebih enak. Sebab, ini berpengaruh pada handling atau pengendalian dan penggunaan bahan bakar.

Berikut kelemahan angin nitrogen yang jarang diketahui
1. Harga pengisian angin lebih mahal
2. Jarang ditemui tempat pengisian nitrogen di luar SPBU BBM
3. Memerlukan perawatan

Ketiga hal di atas ini menjadi kelemahan dari angin nitrogen yang diketahui banyak orang. Tapi, sebenarnya masih ada lagi kelemahan nitrogen yang sangat jarang diketahui banyak orang. Kelemahan lainnya adalah cepat habis saat musim hujan. Angin nitrogen saat cuaca sedang dingin atau musim hujan seperti sekarang ini menjadi musuh karena air atau suhu udara yang rendah lebih menyerap nitrogen itu sendiri dibanding saat panas. Sehingga perputaran ban saat musim dingin bisa menjadi lebih berat karena tekanan angin berkurang. Nitrogen yang saat ini bisa mudah didapat dari bengkel atau di SPBU umumnya punya kadar oksigen juga, walaupun tidak banyak. Meski mengandung oksigen, gas nitrogen lebih baik karena tidak mudah keluar dari ban. Jadi tingkat kebocoran menjadi lebih rendah dan ban akan lebih aman digunakan. Dengan menggunakan gas nitrogen pada ban temperatur ban bisa tetap terjaga. Contohnya, kendaraan yang dipacu di kecepatan tinggi dengan ban yang berisi nitrogen, temperatur ban tidak naik terlalu tinggi. Ban akan tetap dingin dan dengan suhu yang dingin ban akan lebih awet. Kamu mungkin belum banyak yang tahu bahwa musuh utama ban itu suhu yang panas. Saat suhu ban panas, karet akan menjadi empuk menjadi lebih cepat tergesek lalu lapisan di dalam bisa terpisah sehingga akan menjadi lebih cepat rusak.


Sumber foto: Authocem Industry

Nah, jika sudah lebih paham mengenai kelebihan dan kelemahan nitrogen kamu bakal pilih yang mana nih? Tetap pakai angin biasa karena murah atau pakai nitrogen?. Semoga bermanfaat.