Share It
Berita Unik & Terkini

7 Tips Olahraga Saat Puasa, Sehat Itu Mudah
September 25, 2022

7 Tips Olahraga Saat Puasa, Sehat Itu Mudah

Olahraga saat puasa memang terdengar "menyeramkan". Bagaimana tidak, di saat perut lapar kemudian tubuh dipaksa untuk berolahraga. Nyatanya, olahraga saat puasa berdampak baik pada kesehatan. Malahan, olahraga saat puasa sangat dianjurkan. Namun, kamu harus tahu dulu waktu terbaik olahraga saat puasa dan jenis olahraga yang diperbolehkan. Mungkin sebagian orang saat puasa masih menjadikannya sebagai hambatan untuk melakukan olahraga bahkan ada yang beranggapan kalau puasa tak perlu lagi untuk workout, toh kalorinya sudah defisit sendiri? Maka dari itu, olahraga tetap diperlukan saat puasa untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga menjaga berat badan yang sudah ideal bertahan lebih lama alias stabil.

Tips Olahraga Saat Menunaikan Ibadah Puasa
Olahraga fisik ketahanan, plyometrics, kecepatan dan kelincahan harus dihindari sepenuhnya. Pilihlah jenis olahraga yang ringan dan berintensitas rendah. Jangan salah, olahraga ringan dan berintensitas rendah memiliki dampak baik untuk kesehatan tubuh kamu. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

1. Tetapkan tujuan utamamu untuk olahraga
Setiap orang memiliki tujuan berbeda, ada yang olahraga untuk menurunkan berat badan, ada pula yang pengin detoksifikasi tubuh tetap lancar. Dari banyaknya faktor yang kamu inginkan tersebut memang tak ada salahnya, ya. Namun, jangan sampai olahraga dilakukan dengan intensitas yang tinggi atau berat. Ingat, ketika berpuasa tubuh akan mudah dehidrasi dan gula darah menurun akibat tak ada asupan selama ber jam-jam. Dengan memforsir olahraga berlebihan, justru berbahaya bagi tubuh dan bisa memicu permasalahan lain.

2. Pilih waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa
Sebelum olahraga saat puasa, kamu harus tahu dulu waktu terbaik untuk berolahraga di bulan Ramadan.

- Sebelum sahur
Olahraga saat puasa dapat dilakukan sebelum sahur. Sekitar setengah jam sebelum sahur, minumlah air yang banyak untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Setelah itu, berolahragalah. Sebab, sebelum sahur adalah waktu berolahraga yang disarankan selama bulan Ramadan.

- Setelah buka puasa
Setelah buka puasa juga menjadi waktu olahraga saat puasa yang tepat. Tunggulah makanan dicerna dengan baik oleh tubuh. Kalau kamu memaksakan diri untuk olahraga di saat makanan belum selesai dicerna maka kerugian yang kamu dapatkan. Selanjutnya tidak mengonsumsi makanan berat saat berbuka puasa supaya sesi olahraga kamu efektif dan optimal. Setelah berolahraga, barulah kamu mengonsumsi makan berat.

- Setelah isya
Kalau mau lebih amannya, setelah Isya adalah waktu yang disarankan untuk berolahraga. Sebab pada jam 19.00 ke atas makanan yang kamu lahap saat buka puasa sudah tercerna dengan baik. Sehingga sesi olahraga kamu pun jadi lebih berenergi.

Ingatlah, sesi olahraga pada bulan puasa tidak boleh melebihi 60 menit. Selain itu, batasilah olahraga kardio sebanyak 2 kali saja dalam seminggu.


Sumber foto: Female Daily Editorial

3. Perhatikan durasi yang tepat dan buat jadwal khususnya
30-45 menit adalah waktu yang disarankan untuk melakukan olahraga saat puasa, dengan catatan tetap memerhatikan kondisi ketahanan tubuh. Kamu bisa pilih waktu olahraga yang tidak menggangu aktivitas harian. Buatlah jadwal mingguan, misal memilih waktu di hari Senin, Rabu dan Jumat ataupun di akhir pekan tak menjadi masalah. Selanjutnya jangan terapkan 100 persen intensitas olahraga seperti yang kamu rutin lakukan sebelum puasa kurangi sekitar 30-50 persen supaya tubuhmu bisa beradaptasi dengan kondisi yang baru.

4. Pilih jenis olahraga yang ringan
Berikut ini adalah berbagai jenis olahraga saat puasa yang bisa dilakukan:

1. Jalan kaki
2. Yoga
3. Bersepeda
4. Naik-turun tangga
5. Joging

5. Perhatikan makanan dan asupan cairan dalam tubuh
Asupan makanan sangat penting supaya tubuh kuat selama berpuasa dan tetap bugar untuk olahraga. Saat sahur, baiknya konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, ubi, kentang, jagung, talas dan sebagainya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein, bisa konsumsi ikan, daging, tempe, telur dan lainnya. Selain itu, perhatikan asupan cairan supaya tubuh tetap terhidrasi. Minum air putih yang cukup setelah berbuka atau sebelum imsak. Kamu juga bisa minum air mineral sebelum tidur sebanyak 1-2 gelas. Selain air putih, olahan jus juga bisa dipilih untuk menambah serat pada tubuh.

6. Atur waktu tidur dan jangan begadang
Untuk menjaga tubuh tetap prima saat bulan Ramadan, kamu tak boleh merasa letih akibat kurang tidur. Orang dewasa memerlukan waktu sekitar 7-9 jam per hari. Tidur siang kadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tetap sehat.

7. Konsisten dalam rutinitas olahraga dan pola hidup sehat
Meski tak mudah dilakukan, kamu tetap perlu konsisten menjalaninya. Jangan sampai olahraga tak dibarengi dengan pola makan yang sehat sehingga hasil yang didapat hanya lelah saja.


Sumber foto: YesDok

Olahraga saat puasa sangat direkomendasikan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun perlu diingat juga, pilihlah olahraga dengan intensitas rendah, agar puasa tetap lancar. Selain itu, jangan lupa waktu-waktu terbaik berolahraga di bulan Ramadan. Semoga informasinya bermaanfaat ya, semangat!